Berjemaat itu

Identik dengan mufakat
Bersepakat
Hidup bersama Sang Hayat
Belajar hidup merakyat

Mengikut Guru Agung nan hidayat
Yang pernah meregang urat
Ia mengasihi tanpa syarat
Sampai akhir hayat

Berjemaat itu
Menyerahkan hak dan martabat
Belajar berkata, yang lain lebih terhormat
Hilangkan ego kita hingga tak lagi melekat

Bersahabat, menebar semangat
Sering rapat, namun tidak tersekat-sekat
Semua perbedaan diikat erat
Menjadi satu di dalam hikayat

Saling membebat, bukan mendebat
Saling memeluk, tak lagi saling menjerat
Semua karena rahmat bukan lagi taurat
Adakah yang masih merasa berhikmat?

Ya semua nikmat dan dahsyat dalam berjemaat berasal dari Sang Rahmat
Mari bersama kita belajar berjemaat dan terus menjadi berkat hingga akhir hayat

Menjadi komunitas penuh kasih, kebenaran, keadilan, kedamaian, peduli keutuhan ciptaan yang bersolidaritas, merakyat dan pro hayat

Berani bersepakat dan mau terlibat?

Jakarta, 5 September 2014

Andi O.S.