<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Christopher Andios</title>
	<atom:link href="http://andiosville.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andiosville.wordpress.com</link>
	<description>Life is not alive until the Creator of Life lives within it</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 01:25:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='andiosville.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Christopher Andios</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://andiosville.wordpress.com/osd.xml" title="Christopher Andios" />
	<atom:link rel='hub' href='http://andiosville.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Apakah Anda Calon Pemimpin Masa Depan Dunia?</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/apakah-anda-calon-pemimpin-masa-depan-dunia/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/apakah-anda-calon-pemimpin-masa-depan-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 17:11:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Pemimpin Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin Masa Depan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes Surya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=791</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 31 Oktober 2011, dunia merayakan sebuah era baru dimana jumlah penduduk dunia telah mencapai angka 7 miliar. Bayangkan, Anda dan saya kini harus berbagi hidup dengan 6.999.999.999 manusia lain di planet bumi tempat kita bernafas, bekerja, bersekolah, dan bersosialisasi. Dunia tempat kita berpijak hari ini telah mengalami perubahan yang sedemikian besar. Beberapa waktu yang &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/apakah-anda-calon-pemimpin-masa-depan-dunia/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=791&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/dare_to_dream.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-792" title="dare_to_dream" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/dare_to_dream.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p>Tanggal 31 Oktober 2011, dunia merayakan sebuah era baru dimana jumlah penduduk dunia telah mencapai angka 7 miliar. Bayangkan, Anda dan saya kini harus berbagi hidup dengan 6.999.999.999 manusia lain di planet bumi tempat kita bernafas, bekerja, bersekolah, dan bersosialisasi.</p>
<p>Dunia tempat kita berpijak hari ini telah mengalami perubahan yang sedemikian besar. Beberapa waktu yang lalu, negara bagian <em>Pennsylvania</em> di Amerika Serikat dilanda salju yang terlalu dini, hal ini jarang sekali terjadi. Dan di kota Surabaya suhu mencapai hampir 42 derajat celcius. Sebuah kondisi cuaca yang sangat ekstrim. Ada apa dengan bumi kita?</p>
<p>Bagaimana dengan “suhu” ekonomi dan politik di tatanan global maupun lokal? Tidak jauh berbeda dengan fenomena <em>global warming</em> yang melanda hampir seluruh penduduk bumi. Situasi krisis ekonomi <em>global</em> di negara-negara Eropa khususnya Yunani, tempat penghasil para filsuf leluhur dunia, kini tengah mengancam krisis domino di negara-negara Eropa lainnya.</p>
<p>Jikalau situasi ini tidak segera ditangani, tidak mustahil dapat membawa dampak negatif yang meluas bagi situasi ekonomi <em>global</em>. Di Indonesia sendiri, realitas permasalahan korupsi, ketidakadilan, terorisme, konflik horizontal, seolah-olah terus menjadi momok yang perlu dihadapi oleh para pemimpin negeri ini.</p>
<p><strong>Krisis Kepemimpinan Global                                                                       </strong></p>
<p>Krisis ekonomi, politik, sosial, perubahan cuaca, hanyalah sebagian kecil dari sebuah fenomena gunung es realitas krisis multidimensi yang sangat besar yang tidak terlihat. Bagi saya, salah satu krisis yang sangat memprihatinkan adalah krisis kepemimpinan <em>global</em>. Dunia dengan perubahan yang sangat cepat di berbagai bidang, membutuhkan figur pemimpin-pemimpin yang tangguh sebagai orang-orang yang mampu memimpin perubahan di abad yang sangat kritis ini.</p>
<p>Namun, fakta membuktikan bahwa, para pemimpin-pemimpin dunia hari inipun seolah-olah <em>kalang kabut</em>, banyak yang kehilangan arah, visi dan kemampuan untuk menjawab tantangan perubahan zaman yang sedemkian kompleks, bahkan yang lebih parah banyak yang tersandung masalah-masalah amoral: skandal seks, skandal korupsi, tertangkap karena narkoba dll. Apa kriteria pemimpin yang <em>mumpuni</em> di zaman seperti ini? Figur seperti apakah yang mampu menjawab tantangan <em>global</em> perubahan zaman hari-hari ini atau esok?</p>
<p><strong>Karakter, Kharisma, Kompetensi</strong></p>
<p>Dalam Kisah Daniel pasal 1:1, tercatat, sebuah narasi yang sangat menarik, dimana pada tahun ketiga pemerintahan Yoyakim, raja Yehuda, datanglah Nebukadnezar, raja Babel, ke Yerusalem, lalu mengepung kota itu. Bahkan Tuhan, menyerahkan Yoyakim, raja Yehuda dan sebagian dari perkakas-perkakas di rumah Allah ke dalam tangannya. Dan perkakas-perkakas itu di bawa ke tanah Sinear, ke dalam perbendaharaan dewanya (ayat 2).</p>
<p>Ini adalah sebuah ironi dan kisah yang sangat tidak mengenakkan bagi kaum pilihan Allah, Israel. Mereka dikepung, dijajah, dijarah, dan dibuang ke tempat pembuangan selama kurang lebih 70 tahun. Sebuah kenyataan pahit yang sungguh di luar dugaan bangsa Israel.</p>
<p>Bagaimana mungkin bangsa pilihan Allah, harus mengalami realitas seperti ini? Diperlakukan tidak adil, dianiaya, dipermalukan? Tidakkah Allah seharusnya di pihak mereka? Menyelamatkan, dan menolong mereka keluar dari kesusahan seperti itu? Agenda apakah yang kira-kira sedang dikerjakan Allah melalui peristiwa krisis yang besar tersebut?</p>
<p>Kisah ini, berlanjut dengan perintah raja kepada Aspenas kepala istananya,untuk membawa beberapa orang Israel, yang berasal dari keturunan raja dan dari kaum bangsawan, yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yaitu orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja…</p>
<p>Mereka adalah Daniel, Sadrakh, Mesach dan Abednego. Mereka kemudian dilatih selama 3 tahun di dalam <em>Nebukadnezar School of Leadership </em>atau Padepokan Nebukadnezar (ayat 3-5) untuk kemudian dipekerjakan oleh raja. Sungguh menarik! Sejarah mencatat, bahwa para pemimpin besar dunia senantiasa lahir dari sebuah krisis yang besar.</p>
<p>John F. Kennedy (presiden ke-35 Amerika Serikat) pernah berkata bahwa ada tafsiran yang begitu menarik dari istilah “krisis”. Ia berkata, “apabila kita menulis kata “krisis” dalam bahasa China, ia terdiri dari dua karakter yaitu <em>wei</em> dan <em>ji.</em> Karakter <em>wei</em> berarti “bahaya” dan <em>ji</em> berarti “kesempatan”.</p>
<p>Dari kisah ini kita belajar bahwa Allah justru memakai situasi krisis multidimensi yang dialami bangsa Israel menjadi sebuah proses <em>penggodokkan</em> untuk menghasilkan para pemimpin generasi masa depan Kerajaan Allah yang <em>mumpuni</em> (tangguh).</p>
<p>Prof. Eddie Gibss dalam bukunya <em>Kepemimpinan Gereja Masa Mendatang</em> (Jakarta, BPK, 2010) memaparkan tiga karakteristik penting bagi para pemimpin masa depan dunia yang sanggup menjawab tantangan zaman yaitu: pemimpin yang memiliki karakter, kharisma, dan kompetensi. Ketiga karakteristik ini adalah kombinasi mutlak yang dibutuhkan oleh para pemimpin masa depan yang akan memimpin perubahan dunia. Para pemimpin sejati justru dilahirkan dari situasi krisis: <em>crisis creates leader</em>.</p>
<p>Bagaimana dengan situasi kita di Indonesia? Apakah hari-hari ini Anda sedang berpikir mengapa bangsa ini tidak segera lepas dari semua problematika yang sangat kompleks? Mengapa kita belum menyaksikan perubahan positif yang signifikan di negara kita ini? Mengapa kita masih seringkali mengalami diskriminasi, penderitaan, bahkan penganiayaan? Mengapa seringkali kita melihat ketidakadilan masih saja terjadi?</p>
<p>Mengapa ada Saudara-saudari kita yang harus mengalami nasib naas menjadi korban peristiwa berdarah: Tragedi Mei 98, kerusuhan Ambon, Poso, ledakan bom Solo? <em>“Stop Tanya Kenapa?!”</em> Mari kita tidak lagi bertanya, mengapa ini semua harus terjadi?, dan berhenti meratapi nasib kita di Indonesia ini.</p>
<p>Prof. Yohanes Surya, Ph.D. dulu adalah seorang anak muda sederhana, namun memiliki mimpi dan visi yang besar walauia lahir dari keluarga yang miskin. Ia tidak menyalahkan situasi krisis demi krisis yang dialaminya. Namun justru lewat krisis demi krisis yang dilaluinya, ia menemukan banyak peluang-peluang emas yang pada akhirnya menjadikan mimpinya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang menjadi juara dunia Olimpiade Fisika menjadi kenyataan.</p>
<p>Ia telah merubah krisis menjadi kesempatan. Ia telah belajar untuk mengalami tempaan karakter, meningkatkan kharisma kepemimpinan, dan menjadi kompeten di bidangnya: fisika. Ia telah mengubah wajah Indonesia dan dunia.</p>
<p>Barack Obama, dulu adalah seorang pemuda yang berjuang dari bawah, walaupun dia keturunan <em>African American</em>, yang memiliki sejarah panjang menjadi warga negara kelas 2 di dalam sejarah Amerika. Hingga Martin Luther King Jr, berjuang menegakkan azas persamaan hak, telah memutar balikkan wajah peradaban dunia dengan mendudukkan diri sebagai <em>the First African American President in American History</em>. Ia berani melewati berbagai krisis dalam hidupnya, Ia adalah salah satu figur seorang pemimpin yang pantas diakui dunia.</p>
<p>Rekan-rekan muda, mari kita bangkit berdiri, dan mulai jeli melihat kesempatan-kesempatan emas apakah yang Tuhan sedang berikan kepada kita lewat setiap krisis yang kita alami? Mungkinkah Dia sedang membentuk karakter kita?, mungkinkah Dia sedang menempa kharisma kita?, mungkinkah Dia sedang melipatgandakan kompetensi kita sebagai calon-calon pemimpin masa depan Indonesia bahkan dunia? Maukah Anda?</p>
<p align="right">Christopher Andios ©</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/791/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/791/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/791/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=791&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/apakah-anda-calon-pemimpin-masa-depan-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/dare_to_dream.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dare_to_dream</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Bangga Jadi Chindonesia</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/aku-bangga-jadi-chindonesia/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/aku-bangga-jadi-chindonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 10:37:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[Love Life]]></category>
		<category><![CDATA[Chindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gong Xi Fat Cai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=775</guid>
		<description><![CDATA[Istilah Chindonesia, pertama kali saya baca dalam sebuah undangan Event Seminar yang diadakan oleh Indonesian Young Enterpreneurs (IYE!) di bawah koordinasi Bpk. Christovita Willoto yang adalah seorang pakar Public Relations di Indonesia. Memang Seminar tersebut membahas 3 kekuatan besar negara di Asia yang akan bangkit yaitu: China, India, dan Indonesia. ya, Chindonesia. Saya sangat senang &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/aku-bangga-jadi-chindonesia/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=775&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Istilah Chindonesia, pertama kali saya baca dalam sebuah undangan <em>Event Seminar</em> yang diadakan oleh <em>Indonesian Young Enterpreneurs</em> <em>(IYE!)</em> di bawah koordinasi Bpk. Christovita Willoto yang adalah seorang pakar <em>Public Relations</em> di Indonesia. Memang Seminar tersebut membahas 3 kekuatan besar negara di Asia yang akan bangkit yaitu: China, India, dan Indonesia. ya, Chindonesia.</p>
<p>Saya sangat senang dengan istilah ini, Chindonesia. Dalam tulisan ini saya ingin mendefinisikan ulang menjadi China di Indonesia, alias Chindonesia <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Mengapa senang? Karena memang saya adalah orang China yang lahir di Indonesia. Jadi Chindonesia <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Saya masih ingat dengan jelas, masa-masa sulit menjadi orang China yang tinggal di pulau Jawa khususnya Jawa Tengah. Dimana dulu saya juga mengalami diskriminasi,<em> &#8220;dicino-cino-ke&#8221;</em>.</p>
<p>Sangat sakit rasanya, mengalami perlakuan seperti itu waktu saya kecil. Dulu saya juga bertanya-tanya mengapa saya harus mengalami perlakuan seperti ini? Namun semakin saya beranjak dewasa, semakin saya sadar bahwa pada masa itu, orang-orang China mengalami tekanan sosial dan politis, yang membuat orang-orang China justru bergerak di bidang ekonomi. Ini adalah <em>blessings in disguise.</em></p>
<p>Saya juga teringat pada tahun 1980 di Solo terjadi peristiwa perusakan dan pembakaran terhadap beberapa toko-toko di Pecinan Solo bahkan sampai di pelosok-pelosok kampung, dimana kami harus bersembunyi untuk menyelamatkan diri. Entah mengapa, waktu itu hal seperti ini boleh terjadi? Saya hanya diam, tidak pernah bertanya-tanya, mengapa?</p>
<p>Dari kelas 3 SD hingga lulus SMA, saya sekolah di sekolah negeri. Dan saya sangat bersyukur boleh mengenal teman-teman dari berbagai suku, agama, dan golongan sejak saya kecil. Hal ini telah membentuk kecintaan dan kebanggan saya menjadi orang Indonesia. Saya masih ingat dengan logat bahasa Jawa halus saya (kini sudah jauh ketinggalan), saya juga suka makanan Warteg ketika kuliah di Jakarta, saya suka batik, saya suka berbagai seni dan tradisi dari Indonesia. Bahkan saya berusaha jadi orang Indonesia yang nasionalis.</p>
<p>Namun, realitas bahwa di dalam darah saya mengalir darah China, tidak bisa saya pungkiri, di dalam lubuk hati saya yang terdalam ada kerinduan bahwa suatu saat saya akan mengunjungi daerah leluhur saya di China. Jiwa saya juga merindukan supaya suatu saat kelak saya juga bisa fasih berbahasa China dan mengenal seluk beluk leluhur saya.</p>
<p>Tahun 1998, Jakarta dan beberapa kota di Indonesia mengalami Tragedi Mei, dimana terjadi peristiwa perkosaan dan kerusuhan hebat, sekali lagi sejarah mencatat bahwa ada &#8220;usaha-usaha&#8221; sistematis yang dilakukan dengan mengkambing-hitamkan orang China. Saya masih ingat seminggu kami harus berdiam diri dan ketakutan, tidak berani keluar rumah kontrakan hanya makan nasi dan indomie rebus, demi bertahan hidup. Jakarta benar-benar membara.</p>
<p>Apakah saya benci dan dendam dengan semua realitas ini? Tentu saja tidak! Saya justru melihat lewat semua krisis dan tekanan-tekanan yang dialami orang-orang China di Indonesia, telah mengakibatkan kebangkitan, dan ketangguhan secara mental, karakter dan moral yang kokoh, bahwa kami ingin diakui, dan dihargai sebagai bagian dari bangsa Indonesia meskipun kami orang China.</p>
<p>Kakek saya lahir di Indonesia, ayah saya lahir di Indonesia, dan sayapun lahir di Indonesia. Kini saya sudah punya anak yang juga lahir di Indonesia. Isteri saya orang Indonesia. Saya berbahasa Indonesia, semua sejarah hidup saya sejauh ini saya tulis di Indonesia. Kiprah, gairah dan karya saya sejauh ini saya wujudkan di Indonesia. Entah sampai kapan saya bisa bangga untuk menjadi orang China di Indonesia?</p>
<p>Apakah ini adalah sebuah kenaifan menyebut diri China di Indonesia? Tidakkah cukup hanya menjadi orang Indonesia saja? Atau justru tetap mengaku diri orang China? Saya sejujurnya tidak bisa memilih salah satu. Hakekat jiwa raga saya harus membuat saya mengaku: saya bangga jadi orang China yang lahir di tanah Jawa, bermata agak sipit, belajar bahasa Mandarin? Merayakan Imlek? Apakah kami egois? Apakah kami naif? Tidak cinta Indonesia?, jika kami memberi nama anak kami nama-nama China di sertifikat kelahiran anak kami?</p>
<p><em>Whatever you say, I&#8217;m here to love, to care, and to be a blessing for my beloved country Indonesia. Forever I will say, you will always be in my heart</em>. Sampai kapanpun selama Ibu Pertiwi masih mengijinkan saya hidup, <em>exist</em> dan berkiprah disini, saya akan ada di sini untuk selamanya. Saya cinta Ibu Pertiwi.  Saya cinta Indonesia! Aku bangga jadi Chindonesia! Gong Xi Fat Cai!</p>
<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_02421.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-777" title="IMG_0242" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_02421.jpg?w=580&#038;h=773" alt="" width="580" height="773" /></a></p>
<p>Note: Terima kasih secara khusus kepada almarhum Bp. Gus Dur, yang telah berani mengakui bahwa ada orang-orang China yang berhak untuk hidup di Indonesia. Indonesia rumah kita bersama!</p>
<p>Salam Bhinekka Tunggal Ika,</p>
<p>Surabaya, 25 Januari 2012</p>
<p>Christopher Andios</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/775/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/775/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/775/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=775&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/aku-bangga-jadi-chindonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_02421.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0242</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>It&#8217;s all about Chloe: Belajar Memilih Menu:)</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/its-all-about-chloe-belajar-memilih-menu/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/its-all-about-chloe-belajar-memilih-menu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 08:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love Life]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar memilih menu]]></category>
		<category><![CDATA[Chloe Hope Liem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=745</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dapat tempat duduk khusus anak, Chloe mulai bertanya kepada maminya, &#8220;hari ini makan apa ya mom?&#8221; Mommy said, &#8220;you can pick which one do you like?&#8221; &#8220;Ok dech, coba Chloe lihat-lihat dan pilih dulu ya&#8230;.&#8221; &#8220;Hmmmmm, yang mana ya?&#8221; &#8220;Pilih minuman dulu ach&#8230;., soda gembira&#8230;, or Coca Cola????&#8221; &#8220;Au ah gelap, Chloe bingung ni &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/its-all-about-chloe-belajar-memilih-menu/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=745&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah dapat tempat duduk khusus anak, Chloe mulai bertanya kepada maminya, &#8220;hari ini makan apa ya mom?&#8221;<a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0163.jpg"><img class="alignleft  wp-image-746" title="IMG_0163" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0163.jpg?w=614&#038;h=460" alt="" width="614" height="460" /></a></p>
<p><span id="more-745"></span>Mommy said, &#8220;you can pick which one do you like?&#8221;<a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0164.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-747" title="IMG_0164" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0164.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p><!--more-->&#8220;Ok dech, coba Chloe lihat-lihat dan pilih dulu ya&#8230;.&#8221;<a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0165.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-748" title="IMG_0165" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0165.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p><!--more-->&#8220;Hmmmmm, yang mana ya?&#8221; &#8220;Pilih minuman dulu ach&#8230;., soda gembira&#8230;, or Coca Cola????&#8221;<a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0168.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-749" title="IMG_0168" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0168.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p><!--more-->&#8220;Au ah gelap, Chloe bingung ni mam?&#8221; &#8220;Yang mana yaaa????&#8221; &#8220;Too many options!!!&#8221;<a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0169.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-750" title="IMG_0169" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0169.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p><!--more-->Finally, &#8220;ok I want this one mommy, looks delicious &#8230;.!!!&#8221;<a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0166.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-751" title="IMG_0166" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0166.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p><!--more-->&#8220;Hmmmm yummmy, now it&#8217;s time to eat&#8230;!!!!&#8221; &#8220;Ok Chloe makan dulu ya, mau???&#8221; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/1270044311-g0l46wk.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-752" title="1270044311-G0L46WK" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/1270044311-g0l46wk.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/745/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=745&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/25/its-all-about-chloe-belajar-memilih-menu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0163.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0163</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0164.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0164</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0165.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0165</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0168.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0168</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0169.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0169</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/img_0166.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_0166</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/1270044311-g0l46wk.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1270044311-G0L46WK</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Expository Preaching (Cara Berkotbah yang Baik) Book Review</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/23/expository-preaching-cara-berkotbah-yang-baik-book-review/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/23/expository-preaching-cara-berkotbah-yang-baik-book-review/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 15:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[Bagaimana Berkotbah]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Berkotbah]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Berkotbah yang Baik]]></category>
		<category><![CDATA[Expository Preaching]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=735</guid>
		<description><![CDATA[Expository Preaching (Cara Berkotbah yang Baik)  adalah sebuah karya yang luar biasa yang dirumuskan dari pengalaman mengajar Homiletika Haddon W. Robinson selama kurang lebih sembilan belas tahun di Dallas Theological Seminary. Dalam bukunya kali ini, ia mencoba menyampaikan sebuah metode berkotbah yang Alkitabiah dan di dasari oleh teori-teori Homiletika yang mendalam namun disertai dengan cara-cara &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2012/01/23/expository-preaching-cara-berkotbah-yang-baik-book-review/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=735&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/expository-preaching1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-737" title="Expository Preaching" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/expository-preaching1.jpg?w=186&#038;h=300" alt="" width="186" height="300" /></a>Expository Preaching (Cara Berkotbah yang Baik</em>)  adalah sebuah karya yang luar biasa yang dirumuskan dari pengalaman mengajar Homiletika Haddon W. Robinson selama kurang lebih sembilan belas tahun di Dallas Theological Seminary. Dalam bukunya kali ini, ia mencoba menyampaikan sebuah metode berkotbah yang Alkitabiah dan di dasari oleh teori-teori Homiletika yang mendalam namun disertai dengan cara-cara penerapan yang  praktis.</p>
<p>Robinson, sesuai dengan pengalamannya sebagai Guru Besar Homiletika, mampu menyajikan uraian-uraian yang sistematis, namun juga sederhana dalam arti sangat mudah dipahami oleh pembaca. Apalagi ia juga langsung memberikan contoh-contoh untuk menjelaskan lebih lanjut setiap poin pembahasannya.  Dalam buku ini, ia secara eksplisit juga menekankan akan <em>&#8220;the spirit within&#8221;</em> dari dua aspek utama dari penyampaian Firman Tuhan, yaitu: Firman Tuhan dan Pengkotbah itu sendiri.</p>
<p>Oleh sebab itu dalam penjelasannya, ia bukan sekedar menyampaikan metode atau bagaimana cara berkotbah yang baik itu dalam pengertian pelaksanaan kotbah itu sendiri yaitu di mimbar, namun lebih kepada proses pergumulan yang mendalam, menyeluruh terhadap Firman Tuhan yang benar-benar harus dihayati oleh Pengkotbah di dalam kehidupannya.</p>
<p>Buku ini menjelaskan tentang kotbah dalam pengertian kotbah ekspositori, yang memang bagi sebagian orang tidak begitu populer. Oleh sebab itu Robinson justru mencoba memberikan suatu pengantar yang sangat terperinci dan alkitabiah mengenai kotbah ekspositori, yang baginya merupakan kotbah yang berisi kebenaran Firman Tuhan yang disertai dengan otoritas ilahi.</p>
<p>Jadi kotbah ekspositori merupakan sebuah komunikasi yang berasal dari suatu proses pengintegrasian dari studi yang mendalam mengenai Alkitab baik secara historis, gramatikal, maupun konteks yang harus dialami dulu oleh pengkotbahnya dan kemudian baru diterapkan kepada pendengar, sesuai dengan pimpinan Roh Kudus. Menurut Robinson, proses ini dimulai dari pemahaman akan teks dari perikop yang dipilih yang nantinya akan memberikan suatu konsep tertentu.</p>
<p>Konsep inilah yang menurutnya disebut konsep Alkitabiah yang kemudian harus dihayati dan diterapkan pertama oleh pengkotbah dan pada pendengar. Selanjutnya menurut Robinson, kotbah ekspositori harus difokuskan pada satu ide (ide tunggal), yaitu ide yang muncul dari proses pergumulan hidup pengkotbah bersama dengan Tuhan, yang mana akan menghasilkan suatu konsep Alkitabiah yang berkuasa untuk menegur dan menguatkan jemaat sebagai pendengar.</p>
<p>Oleh karenanya sangat penting bagi pengkotbah untuk mengembangkan wawasan, imajinasi dan kepekaan rohaninya sebagai sebuah proses yang dinamis. Proses ini merupakan penggabungan dari pergumulan yang erat dengan Tuhan maupun dengan menggali Alkitab dengan bantuan alat-alat yang ada (Alkitab, Leksikon, Konkordansi dll). Semua ini akan dapat dipakai Allah untuk membangkitkan ide-ide dasar dari kotbah ekspositori yang Alkitabiah tersebut.</p>
<p>Setelah menguraikan bagian-bagian mendasar seperti di atas, Robinson dalam bukunya ini juga menjelaskan akan kekuatan sebuah tujuan di dalam menghasilkan kotbah yang hidup.Dan setelah itu ia membahas secara teknis bagaimana membedakan jenis kotbah, bagaimana menyusun outline kotbah yang berisi dan menghidupkan. Dan pada akhirnya ia menutup penjelasannya dengan menguraikan aspek-aspek yang sangat penting dan praktis berkaitan dengan penyampaian kotbah itu sendiri yaitu di mimbar.</p>
<p>Pengalaman-pengalaman inilah yang pada akhirnya coba dibagikan oleh Robinson dalam buku ini. Pemahaman yang ditulis bukan dari pemahaman teori saja, namun lebih kepada sebuah perjalanan panjang seorang pendengar kotbah, dan seorang pengajar Homelitika.</p>
<p>Dari sisi kedalaman isi dan sistematika penulisan, serta cara penyampaian, buku ini patut diacungi jempol, karena mampu menggabungkan dengan sangat baik tentang teori-teori Homiletika yang mungkin sangat monoton dengan gaya penyampaian yang segar dan sederhana, sehingga menjadikan buku ini sangat mudah dibaca dan tidak membosankan.</p>
<p>Selain itu, penjelasan Robinson dalam buku ini tentu saja sangat efektif, karena  telah diuji waktu dan berdasarkan pengalaman yang kompeten di bidangnya. Oleh sebab itu sesuai dengan judulnya, Robinson telah berhasil menguraikan dengan sangat jelas, ringkas dan kompeten dalam kaitan dengan Homiletika, yaitu mampu menjadi sumber inspirasi yang dalam, sederhana dan praktis.</p>
<p>Dalam hal ini saya setuju dengan pendapatnya yang terdapat di dalam bagian pendahuluannya yang sangat mencerminkan suatu inti pemahaman yang ingin disampaikannya dalam kaitan dengan penerapan praktis kita sebagai pengkotbah, <em>&#8220;Namun untuk menjadi alat yang demikian (Pemberita Firman Tuhan), pembaca perlu mempersembahkan dirinya sendiri terlebih dahulu-hidupnya, wawasannya, kedewasaannya, imajinasinya, dan dedikasinya.&#8221;</em> (hlm.3).</p>
<p>Christopher Andios</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/735/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/735/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/735/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=735&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/23/expository-preaching-cara-berkotbah-yang-baik-book-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/expository-preaching1.jpg?w=186" medium="image">
			<media:title type="html">Expository Preaching</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Sakit dan Rumah Kehidupan</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/18/rumah-sakit-dan-rumah-kehidupan/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/18/rumah-sakit-dan-rumah-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 06:09:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[Love Life]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup atau Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit dan Rumah Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Sugeng Santoso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=726</guid>
		<description><![CDATA[11 Mei 2008 Hari ini tepatnya 2 hari setelah anak kami Phoebe Faith Liem memasuki usia 1 bulan. Ya, Phoebe Faith Liem, puteri pertama kami lahir pada tanggal 9 April 2008. Waktu tidak terasa begitu cepat berlalu, sudah satu bulan lebih kami merasakan anugerah Tuhan yang luar biasa semenjak kelahiran Phoebe dalam hidup kami. Tidak &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2012/01/18/rumah-sakit-dan-rumah-kehidupan/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=726&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>11 Mei 2008</p>
<p>Hari ini tepatnya 2 hari setelah anak kami <em>Phoebe Faith Liem</em> memasuki usia 1 bulan. Ya, <em>Phoebe Faith Liem</em>, puteri pertama kami lahir pada tanggal 9 April 2008. Waktu tidak terasa begitu cepat berlalu, sudah satu bulan lebih kami merasakan anugerah Tuhan yang luar biasa semenjak kelahiran Phoebe dalam hidup kami. Tidak terasa juga setahun yang lalu, kami baru saja memasuki pernikahan kudus tanggal 2 Juni 2007, dan kini di tengah-tengah kami telah hadir buah kasih yang ajaib yaitu our cute girl VB, begitu kami memanggilnya.</p>
<p>Masa-masa kelahiran VB kemarin adalah masa yang sangat luar biasa. Kami telah lama menantikan kelahirannya semenjak kami pulang dari <em>Mission Trip</em> di Bromo bulan Juli 2007, waktu itu isteri bergumul mengapa sudah hampir 14 hari lebih ia tidak datang bulan? Jangan-jangan hamil? Begitu kami pulang segera kami cek dan ternyata pada tanggal 17 Agustus 2007, kami baru mengetahui bahwa isteri saya positif hamil. Ya, hamil&#8230;. Dan semenjak itulah kami bersukacita dan menaruh pengharapan tentang kehamilan pertama ini.</p>
<p>Jujur waktu itu sebenarnya kami sempat guyon kalau mau menunda kehamilan at least 6 bulan dan bahkan kami sempat bercanda bahwa anak kami adalah made in Germany. Karena memang waktu itu kami mendapat undangan untuk melayani di Jerman dalam Konferensi Misi Dunia Mennonite tanggal 28 Agustus – 9 September 2007. Tapi ternyata Tuhan berencana jauh lebih indah dari apa yang dapat kami pikirkan. Tepat tanggal 17 Agustus 2007 yaitu hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kami secara khusus juga memekikkan pekik kemerdekaan, MERDEKA, isteriku hamil!!! Positif!!!</p>
<p>Namun 2 hari setelah itu, kami sempat shock ketika pagi hari isteri saya tiba-tiba berteriak di kamar mandi dan saya bergegas menuju ke kamar mandi dengan rasa penasaran, “ada apa sayang?” dan isteri dengan lesu menunjukkan sebongkah gumpalan yang ada di lantai kamar mandi&#8230;.. Spontan kami berdua tertunduk lesu dan bertanya-tanya, kira-kira itu darah apa ya?</p>
<p>Kami berdua sungguh ketakutan, jangan-jangan itu janin yang gugur-kah? Kami saling memandang satu sama lain dan masing-masing mencoba membesarkan hati kami satu sama lain. Singkat cerita kami langsung bergegas mencari dokter kandungan yang terdekat dan bersyukur karena kakak isteri saya yang waktu itu juga sedang mengandung anak pertamanya, mencoba bertanya kepada dokternya kira-kira itu darah apa?</p>
<p>Alhasil keesokan harinya, kami berdua langsung berkonsultasi dan menanyakan kemungkinan apa yang terjadi? Setelah USG, puji Tuhan dokter mengatakan, ada kemungkinan darah itu adalah dinding rahim yang gugur, karena kemungkinan isteri saya terlalu lelah. Satu hal yang menghibur kami, dokter mengatakan masih ada kemungkinan janin itu selamat, namun dia mengatakan kami harus kembali lagi 2 minggu sesudah itu.</p>
<p>Dua minggu kemudian, kami dengan berharap namun masih sedikit cemas datang kembali ke dokter kami dan menanyakan bagaimana kira-kira perkembangannya? Setelah USG dokter mengatakan, ”janin kalian sehat”. Puji Tuhan, dia kemudian melanjutkan bahwa isteri harus bed rest total. Tidak boleh banyak bergerak, dan memang demikianlah perjuangan kami untuk menantikan anak pertama kami, sungguh luar biasa bahwa kini kami bisa melihat kemuliaan Tuhan bahwa anak kami yang ternyata adalah seorang puteri boleh datang ke dunia ini dan oleh sebab itu kami menamainya <em>Phoebe Faith Liem</em>.<em> Phoebe</em> artinya adalah terang yang menyinari kegelapan, dan <em>Faith</em> kami ambil karena anak ini benar-benar membentuk dan menantang iman kami lebih lagi, dan <em>Liem</em> adalah nama marga ayah saya.</p>
<p>VB lahir dengan normal di Rumah Sakit Adi Husada pada tanggal 9 April 2008. Senin tanggal 7 April 208, kami berkonsultasi dengan Dr. Iwan Djuanda, dokter kandungan kami yang baru karena dikenalkan oleh seorang sahabat dengan cara yang ajaib pula. Waktu kami memasuki ruangan periksa dokter tersebut kami membaca sebuah pengumuman bahwa Dr Iwan akan berangkat ke Singapore antara tanggal 10 hingga 13 April.</p>
<p>Kami agak was-was karena waktu itu kehamilan isteri sudah memasuki usia 9 bulan lebih namun belum ada tanda-tanda kontraksi. Jadi kembali sepulang dari konsultasi tersebut, kami mencoba berkomunikasi dengan bayi di dalam kandungan bahwa besok tanggal 10 Dr Iwan akan pergi, ”mau gak kamu bantu mama, supaya kamu dapat lahir sebelum Dr Iwan berangkat ke Singapore?”</p>
<p>Demikian kesaksian isteri saya kemudian, dan ternyata tanggal 8 fajar, isteri saya mulai merasakan kontraksi perlahan, dan pagi harinya jam 10 kami bergegas ke Rumah Sakit Adi Husada, untuk memastikan apakah ini sudah waktunya. Ternyata sesampai di RS, isteri saya hanya bukaan 1, dan setelah berpikir sejenak, kami memutuskan untuk kembali ke rumah sambil menunggu perkembangan kontraksi berikutnya. Tepat pukul 2 pagi tanggal 9 April, tiba-tiba isteri saya membangunkan saya dan berkata, ”mari kita ke Rumah Sakit, aku sudah tidak tahan, rasanya ini sudah waktunya&#8230;” demikian ajak isteri saya, dan kami berdua segera meluncur ke RS Adi Husada.</p>
<p>Tepat jam 2.30 fajar, kami memutuskan bahwa isteri masuk ke RS. Dan akhirnya, tidak begitu lama, isteri saya sekitar pukul 6.30 mulai mengalami bukaan 5 dan seterusnya hingga bukaan ke-7, dan akhirnya tepat jam 8.20 anak kami VB lahir dengan selamat, wow suatu pengalaman yang sangat luar biasa, bagaimana saya melihat dengan mata kepala sendiri, keajaiban sebuah proses kelahiran. Bagaimana mungkin sebuah sel sperma harus berjuang dengan jutaan sel sperma lainnya hanya untuk bertemu dengan sebuah sel ovarium dan ketika terjadi perjumpaan itu, dalam proses pertumbuhannya mampu menghasilkan seorang anak yang luar biasa.</p>
<p>Ya, demikianlah VB boleh datang ke dunia ini dengan berat 3,5 kg dan panjang 49 cm. Satu hal yang luar biasa adalah bahwa untuk pertama kalinya saya menjadi seorang ayah dan demikian dengan isteri saya menjadi seorang ibu. Pagi itu sebagai saksi kelahiran VB, kedua orang tua saya Papa dan Mama dari Kudus juga hadir menemani dan memberi kamu dukungan doa yang nyata. Mereka telah menyelesaikan tugas mereka dengan membesarkan saya dan kedua saudari perempuan saya yang masing-masing dari mereka juga sudah mempunyai momongan masing-masing. Sekali lagi sangat luar biasa, dari dua insan yang saling mengasihi, memadu kasih dan memasuki pernikahan, dan pada akhirnya mereka menjadi oma dan opa. Sungguh luar biasa. <em>Thanks pa and ma. You are great parents.</em></p>
<p>So, di Rumah Sakit Adi Husada, saya mengucap syukur boleh diperlihatkan kemuliaan Tuhan ketika saya melihat VB lahir secara normal, dan melihat baik isteri dan puteri kami boleh sehat dan tidak kurang suatu apapun. Disinilah saya mulai merasakan betapa kehidupan itu adalah sebuah perjuangan dan kehidupan itu adalah anugerah.</p>
<p>Kini, setelah satu bulan lamanya anak kami mulai menunjukkan pertumbuhannya dan kelucuannya, saya mendengar kabar bahwa papa masuk Rumah Sakit lagi. Mengapa saya katakan masuk Rumah Sakit lagi? Memang papa sebelumnya pernah masuk ke Rumah Sakit untuk beberapa kali. Rasanya masih teringat jelas ketika tahun 2001, papa tiba-tiba harus dioperasi di Jakarta karena jantungnya tersumbat, waktu itu saya sedang menyelesaikan studi teologia saya di STT Amanat Agung Jakarta.</p>
<p>Waktu itu jujur adalah masa-masa yang tidak mudah bagi saya, karena realita bahwa papa saya harus dioperasi jantung karena kebiasaannya merokok yang sangat parah. Jadi waktu itu papa harus di-ring di 5 tempat, sungguh tidak mudah membayangkan bahwa di urat jantungnya ditanamkan 5 buah cincin untuk menopang urat jantung supaya tidak tersumpat. Disinilah untuk pertama kalinya saya juga bergumul dengan masa depan keluarga kami waktu itu, bagaimana tidak bergumul?</p>
<p>Waktu itu adalah bulan Desember 2001, dan papa pada bulan Januari tahun berikutnya akan dipensiun, jadi sempat saya merenungkan kira-kira bagaimanakah saya harus menghadapi semua tantangan dalam keluarga kami, karena memang saya adalah satu-satunya anak laki-laki dalam keluarga yang tentunya harus memikirkan bagaimana keluarga kami harus berpijak? Satu hal yang waktu itu menjadi kekuatan saya adalah, janji Firman Tuhan yang mengatakan, ”Aku menyertaimu senantiasa sampai kesudahan zaman.”</p>
<p>Artinya bahwa Tuhan akan menyertai saya dalam perjalanan hidup saya dalam suasana apapun, janjiNya tidak terbatas hanya untuk saat-saat yang menyenangkan saja, namun juga untuk situasi dimana kadang kita tidak tahu harus berharap kepada siapa, janji Tuhan tetap sama, ”Aku menyertaimu senantiasa sampai kesudahan zaman.” Atau ketika dalam hidup ini kita mengalami ketakutan tentang bagaimana kita menjalani kehidupan yang semakin sulit, firmanNya tetap sama, ”Aku menyertaimu senantiasa sampai akhir zaman.”</p>
<p>Dan melalui kebenaran Firman Tuhan inilah saya dapat bertahan hingga hari ini di dalam menjalani kehidupan saya, baik ketika saya masih sendiri, sudah menikah bahkan kini dipercaya menjadi orang tua, janjiNya tetap sama, ”Aku menyertaimu senantiasa sampai akhir zaman.” Bagaimana dengan tantangan sakit-penyakit seperti yang kini sedang dialami papa saya? JanjiNya ternyata tetap, ”Aku menyertaimu senantiasa sampai akhir zaman.” Apa maksud janji Firman Tuhan ini?</p>
<p>Apakah Allah akan menyembuhkan setiap penyakit kita, atau sekalipun kita harus mengalami segala penyakit apapun yang mungkin tidak dapat disembuhkan kecuali oleh karena mujizatNya, kita dapat tetap meyakini janjiNya, bahwa Tuhan akan menyertai kita senantiasa sampai akhir zaman? Bagaimana dengan ketakutan kita akan krisis dunia yang semakin menakutkan baik di bidang ekonomi, lingkungan hidup dan keamanan dunia? Apakah janjiNya masih relevan untuk kita percayai? Bagaimana dengan realitas bencana alam, kerusakan bumi, bahkan peperangan dan penyakit yang semakin mematikan? Apakah janji penyertaanNya tetap sama?</p>
<p>Malam ini, duduk di sebelah ranjang papa yang sedang terlelap, saya seolah-olah merasakan kehadiran Allah yang begitu jelas, bahwa Ia ada di sisi saya, bahkan Ia ada di sisi papa saya, sekalipun kami tidak bisa melihat secara kasat mata. Ya, kehadiran Allah adalah nyata, sekalipun kita tidak bisa melihatnya, kehadiran Allah di dalam seluruh ciptaanNya adalah sebuah kehadiran yang tidak terpengaruh oleh situasi hidup apapun.</p>
<p>Kehadiran Allah di tengah-tengah umat ciptaanNya adalah sebuah kehadiran yang mutlak, karena tanpa kehadiran Allah di tengah-tengah ciptaanNya, mustahil dunia dan segala isinya akan <em>exist</em>. Tanpa kehadiran dan penyertaan Allah, dunia akan mengalami chaos, tanpa kehadiran Allah dunia dan semua ciptaanNya akan menjadi liar, tidak tahu tujuan hidupnya dan tidak akan pernah dapat memahami realitas keberadaan dirinya dengan benar.</p>
<p>Oleh sebab itu, sesungguhnya setiap manusia tidak akan pernah bisa berjalan dengan kekuatannya sendiri, karena pada dasarnya kita ini diciptakan Allah dengan tujuan supaya kita dapat berelasi denganNya. Kita diciptakan untuk sebuah tujuan menikmati keintiman yang sejati dengan Allah, oleh sebab itulah, keberadaan kita adalah membutuhkan Allah di dalam setiap perjalanan hidup kita.</p>
<p>Tanpa Allah kita akan tersesat, tanpa Allah kita akan menuju kebinasaan, tanpa Allah kita akan lenyap. Namun dengan pernyertaan Allah kita akan menikmati suatu kesempurnaan yang sejati sebagai ciptaan yang bergantung sepenuhnya kepada Pencipta, bersama dengan Allah, kita akan sampai kepada sebuah keintiman yang sejati dari sebuah relasi antara ciptaan dan Pencipta.</p>
<p>Bersama Allah senantiasa, kita akan menikmati perjalanan hidup yang tidak akan terpengaruh oleh situasi apapun karena relasi yang sempurna dengan Allah akan melenyapkan ketakutan kita, relasi yang sempurnya dengan Allah akan menjauhkan kita dari segala bentuk kecemasan akan ketidakmampuan kita untuk menjalani hidup ini dengan kekuatan kita.</p>
<p>Saudara, kita diciptakan untuk kekekalan dan kita diciptakan untuk menjalin relasi yang sempurnya dengan Allah, tidak peduli apapun kondisi kita, baik suka maupun duka, percayalah bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita, karena sekali Ia berjanji untuk menyertai kita, Ia akan melakukannya, karena Ia menciptakan kita untuk kemulianNya.</p>
<p>Tidak peduli di gereja, atau di rumah sakit, kita dapat berjumpa dengan Allah karena perjumpaan dengan Allah tidak mengenal tempat dan waktu, perjumpaan dengan Allah adalah oleh karena iman, dimana kita datang kepadaNya melalui sebuah pintu yang telah disediakanNya yaitu melalui Putera TunggalNya Yesus Kristus Sang Juruselamat Dunia yang pernah mengatakan bahwa, ”Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup, barangsiapa tidak melalui Aku ia tidak akan sampai kepada Bapa.” Apakah saudara sudah mengenal Sang Pencipta kehidupan di dalam Yesus?</p>
<p>Kalau belum, terimalah Dia sekarang dan jangan tunggu hingga engkau berbaring sakit di rumah sakit dan jangan sampai engkau tidak pernah menggunakan kesempatanmu untuk bertemu denganNya karena barangkalli engkau tidak pernah beroleh kesempatan bertemu denganNya di rumah sakit karena mungkin engkau langsung pergi ke penghakiman kekal, neraka yang kekal. Jangan tunda lagi, datanglah kepadaNya, terimalah anugerahNya yang cuma-cuma. Selamat bertemu Tuhan dan selamat datang di Rumah Kehidupan bersama Allah.</p>
<p>15 Mei 2008</p>
<p>Hari ini papa saya akan keluar dari Rumah Sakit, dan kemarin malam, salah seorang saudara kami yang dirawat di Rumah Sakit yang sama, yang terkena musibah ditabrak motor hingga koma, menghembuskan nafasnya untuk terakhir kalinya di usia yang 74 setelah koma dan dirawat di ICU selama 2 minggu.</p>
<p>Dan hari minggu yl, tepatnya tanggal 4 Mei 2008, Tuhan juga telah memanggil hambaNya, Pdt. Em. Andreas Setiawan setelah beberapa kali juga harus keluar masuk Rumah Sakit, sosok guru dan salah seorang pejuang iman yang pernah hadir mengisi sejarah pergerakkan dan pertumbuhan gereja di GKMI, telah berpulang ke Rumah Bapa.</p>
<p>Beliau adalah sosok yang sangat dekat di hati kami, yang telah menaburkan benih-benih perjuangan demi Injil Kerajaan Allah, ya Pdt. Andreas Setiawan telah tiada, namun jejak langkah perjuangannya tidak akan pernah sirna oleh waktu, karena jejak langkah itu telah terukir jelas di hati dan memori kami.</p>
<p>Ia telah pergi ke dalam Rumah Kehidupan, dan kini tiba waktunya bagi kami untuk terus berkarya dan meneruskan perjuangannya. Selamat jalan Pak Andreas, semangat Bapak akan terus menginspirasi kami semua.</p>
<p>Demikian, ada banyak kisah yang bisa ditulis ketika kita sedang bergumul dengan sakit atau menemani seseorang yang sakit, karena justru di Rumah Sakit ada kalanya kita belajar tentang kehidupan, ada yang lahir, ada yang sembuh setelah sakit, namun ada juga yang berpulang ke Rumah Kehidupan, semuanya mengajarkan tentang hal yang sama: bahwa kehidupan itu adalah anugerah, dan sejauh mana kita menghargai anugerah kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita?</p>
<p>Mungkin hanya kita yang tahu&#8230;.. dan juga Tuhan Sang Pencipta Kehidupan yang tahu, karena Dialah yang menentukan kapan kita lahir, kapan kita sakit, dan kapan kita akan mati, Dialah Sang Alfa dan Omega. Mari kita mengisi kehidupan kita dengan berita anugerah dari satu halaman ke halaman berikutnya hingga kisah penutup akan mengakhiri hidup kita. <em>It’s all about Him.</em></p>
<p>Surabaya, 15 Mei 2008</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kisah ini belum berakhir, tanggal 7 Februari 2009, papa saya akhirnya dipanggil Tuhan, dia telah kembali ke pangkuanNya tercinta. Dia telah bahagia di Surga, tempat terbaik, tempat teraman, tempat paling damai yang tidak bisa dibandingkan dan dibeli dengan apapun juga, karena kasih karuniaNya semata, papa akhirnya boleh mengenal Kristus dan kini bersama-sama denganNya sepanjang masa. Selamat jalan papa, <em>I will see you someday!</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/picture-096.jpg"><img class="wp-image-727 aligncenter" title="Picture 096" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/picture-096.jpg?w=490&#038;h=367" alt="" width="490" height="367" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/726/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=726&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/18/rumah-sakit-dan-rumah-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/picture-096.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Picture 096</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sarasehan dan Peluncuran Buku “Dialog Muslim-Kristen”</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/18/sarasehan-dan-peluncuran-buku-dialog-muslim-kristen/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/18/sarasehan-dan-peluncuran-buku-dialog-muslim-kristen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 05:39:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[David Shenk's Book]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja dan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kingdom Life Style]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=715</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah sudut kota Surakarta tepatnya di Pondok Pesantren Windan Al Muayat, di bawah pimpinan Drs. HM. Dian Nafi’, M.Pd, pada tanggal 9 Februari 2007, diadakan satu Sarasehan dan Launching Buku ”Dialog Muslim-Kristen” buah karya dari dua tokoh agama yang berbeda yaitu Badru D. Kateregga (tokoh cendekiawan Muslim Kenya) dan David W. Shenk (tokoh cendekiawan &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2012/01/18/sarasehan-dan-peluncuran-buku-dialog-muslim-kristen/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=715&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/dialog-islam-kristen.jpg"><img class="size-full wp-image-716 alignleft" title="Dialog Islam Kristen" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/dialog-islam-kristen.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p>Di sebuah sudut kota Surakarta tepatnya di Pondok Pesantren Windan Al Muayat, di bawah pimpinan Drs. HM. Dian Nafi’, M.Pd, pada tanggal 9 Februari 2007, diadakan satu Sarasehan dan Launching Buku ”Dialog Muslim-Kristen” buah karya dari dua tokoh agama yang berbeda yaitu Badru D. Kateregga (tokoh cendekiawan Muslim Kenya) dan David W. Shenk (tokoh cendekiawan Kristen Amerika).</p>
<p>Acara ini benar-benar membawa suasana yang begitu menyegarkan dan hadir dalam momentum yang tepat, karena dihadiri oleh sekitar 80 orang dari berbagai aktivis pemuda, baik dari Pemuda Muhamadiyah, HMI, PMII, santri Windan, Komunitas Mennonite dari Indonesia, Filipina, Malaysia, Honduras dan Amerika Serikat serta perwakilan dari pemuka agama Islam, Kristen, Katolik dan Kong Hucu se-Surakarta.</p>
<p>Acara ini sendiri diprakarsai oleh Forum Perdamaian Lintas Agama dan Golongan Surakarta (FPLAG) yang diketuai oleh Bp. Al Munawar. Acara ini dipandu oleh Pdt. Paulus Hartono selaku sekretaris FPLAG, yang juga membagikan Visi dan Misi FPLAG sebagai satu wadah komunikasi lintas agama dan golongan yang didirikan pada tahun 2002. Forum ini telah mempelopori berbagai acara-acara perdamaian khususnya di kota Solo dan sekitarnya. Forum ini sendiri memiliki peran yang sangat strategis khususnya di dalam memelihara atmosfir perdamaian di kota Solo. Dalam kerangka visi inilah maka acara Sarasehan dan Launching Buku ”Dialog Muslim-Kristen” dinilai sangat tepat.</p>
<p>Buku ”Dialog Muslim-Kristen” sendiri aslinya diterbitkan untuk pertama kalinya tahun 1997 oleh Herald Press, Scottdale, Pennsylvania dan telah beredar di berbagai negara dan menjadi salah satu buku dialog yang diakui di berbagai belahan dunia, khususnya di negara-negara Muslim di Timur Tengah, juga negara-negara di Eropa, Asia dan Amerika Serikat. Forum Perdamaian Lintas Agama dan Golongan Surakarta (FPLAG) bekerjasama dengan Pustaka Muria Semarang mengambil inisiatif untuk menerbitkan buku ini dalam bahasa Indonesia.</p>
<p>Dalam sarasehan ini Prof. David Shenk, Ph.D. sebagai salah satu penulis diberi kesempatan untuk menyampaikan isi <a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/davidshenk1.gif"><img class="alignright size-full wp-image-723" title="DavidShenk" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/davidshenk1.gif?w=580" alt=""   /></a>hatinya yaitu latar belakang mengapa ia menuliskan buku ini. Pak Shenk mengatakan bahwa oleh karena persahabatannya dengan banyak tokoh-tokoh lintas agama di berbagai belahan dunia khususnya dalam tugas-tugas mengajarnya di beberapa universitas, telah mempertemukan dia dengan Prof. Badru D. Kateregga yang adalah salah satu dosen Filsafat Agama di Universitas Nairobbi Kenya.</p>
<p>Karena pertemuan dan persahabatan yang telah dijalinnya tersebut, mereka akhirnya sama-sama mengajar dalam kuliah yang sama dan pada suatu saat keduanya memutuskan untuk menuliskan dialog yang terjadi di kelas mereka menjadi buku ini. Jadi buku ini lahir dari persahabatan yang erat antara kedua tokoh Muslim-Kristen itu sendiri.</p>
<p>Kemudian setelah itu Bp. Drs. HM. Dian Nafi’, M.Pd, diberi kesempatan untuk menyampaikan uraian singkat tentang sejarah perjumpaan agama Islam dengan peradaban Jawa khususnya Solo.Beliau membagikan wawasannya tentang sejarah perkembangan Islam di Solo dan kesan beliau setelah membaca buku ”Dialog Muslim-Kristen” yang sangat positif. Beliau sendiri adalah Ketua dari Pondok Pesantren Wildan Al Muayat yang telah lama bergerak di dalam mengembangkan visi dialog lintas agama melalui FPLAG juga.</p>
<p>Sungguh luar biasa, melalui dialog interaktif yang terjadi, kebekuan antar agama dan golongan, dapat dicairkan melalui kejujuran hati untuk melihat perbedaan dengan jernih, dan melihat kepelbagaian dengan ketulusan hati. Ketika dialog terjadi, kesalahpahaman dapat diminimalisir, pengertian dapat mulai dihidupkan, hati nurani dapat mulai diterangi, sehingga persahabatan dapat dimulai. Inilah harapan dari sebuah proses dialog, dimana kesehatian dapat mulai terjalin, sehingga pada akhirnya kesetiakawanan dapat terjadi.</p>
<p>Selamat atas peluncuran Buku ”Dialog Muslim-Kristen” semoga kehadiranmu di Indonesia dapat membawa secercah terang dan harapan bagi terjalinnya dialog dan pengertian yang murni di antara pemeluk Islam dan Kristen pada khususnya dan para pemeluk agama pada umumnya.</p>
<p><em>Bhinneka Tunggal Ika!</em></p>
<p>Christopher Andios</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/715/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/715/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/715/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=715&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/18/sarasehan-dan-peluncuran-buku-dialog-muslim-kristen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/dialog-islam-kristen.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dialog Islam Kristen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/davidshenk1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">DavidShenk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daddy I Really Really Love You</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/03/daddy-i-really-really-love-you/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/03/daddy-i-really-really-love-you/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 04:57:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[Love Life]]></category>
		<category><![CDATA[Spirituality]]></category>
		<category><![CDATA[Daddy I really love you]]></category>
		<category><![CDATA[I love daddy]]></category>
		<category><![CDATA[Lima Bahasa Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[The Five Love Language]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[Mengakhiri tahun 2011 kemarin, kami sekeluarga menikmati sebuah pengalaman yang mengagumkan. Kami berniat untuk membeli beberapa keperluan yang kami pikir benar-benar kami butuhkan untuk mempersiapkan tahun 2012. Salah satu keinginan kami yang terbesar adalah memiliki sebuah kamera saku yang bisa kami bawa bila bepergian ataupun merekam kejadian-kejadian unik pertumbuhan kedua puteri kami yang masih lucu-lucunya. &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2012/01/03/daddy-i-really-really-love-you/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=701&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/hasrat_anak.jpg"><img class="size-full wp-image-705 aligncenter" title="hasrat_anak" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/hasrat_anak.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p>Mengakhiri tahun 2011 kemarin, kami sekeluarga menikmati sebuah pengalaman yang mengagumkan. Kami berniat untuk membeli beberapa keperluan yang kami pikir benar-benar kami butuhkan untuk mempersiapkan tahun 2012. Salah satu keinginan kami yang terbesar adalah memiliki sebuah kamera saku yang bisa kami bawa bila bepergian ataupun merekam kejadian-kejadian unik pertumbuhan kedua puteri kami yang masih lucu-lucunya.</p>
<p><em>So</em>, sebuah tekad yang didukung oleh kesepakatan keluarga, akhirnya membawa kami ke sebuah toko Elektronik yang cukup dikenal di Surabaya. Dalam perjalanan ke toko itu, kami berdiskusi dan menjelaskan kepada anak-anak, &#8220;kita patut bersyukur kalau di tahun ini, Tuhan memberkati kita dan memampukan kita untuk membeli sebuah kamera.&#8221; Dan kamipun berpesan supaya nanti kami merawat baik-baik kamera itu.</p>
<p>Dalam diskusi kecil itu, puteri pertama kami Phoebe langsung dengan enteng memberikan usulnya,<em> &#8220;mommy and daddy I want the pink camera!!!&#8221;</em> <em>&#8220;What??? Pink Camera?&#8221;</em> Sayapun terus terang kaget dan tidak pernah terpikir sebelumnya untuk membeli sebuah kamera dengan warna <em>pink.</em> Memang Phoebe, sangat menyukai warna <em>pink</em>, sebagai warna favoritnya. Tapi membayangkan memiliki sebuah kamera saku warna <em>pink</em> belum pernah ada dalam benak saya.</p>
<p><em>So</em>, diskusi selesai ketika pada akhirnya kami sampai di toko yang kami tuju. Dan kami mulai melihat-lihat dan akhirnya kami memutuskan untuk bertanya kepada petugas yang melayani. Kami banyak bertanya tentang fitur-fitur apa saja yang baik, dan tentu saja sesuai dengan <em>budget</em> kami:) Singkat cerita kamipun mendapat penjelasan langsung dari penjual, <em>and you know what??, finally we decided to buy the camera, and one of the choice is the pink colour as my daughter wished: pink camera:)</em></p>
<p>Apa yang kami pelajari dari pengalaman kemarin adalah sesuatu yang menarik, bahwa ternyata puteri kami Phoebe, memiliki bahasa kasih pemberian. Garry Chapman dalam bukunya  <em>the Five Love Language</em> menjelaskan tentang teorinya, bahwa manusia pada dasarnya memilki 5 bahasa kasih: kata-kata dukungan, waktu yang berkualitas, menerima hadiah/pemberian, dilayani, dan sentuhan fisik.</p>
<p>Mengapa kami bisa mengatakan bahwa Phoebe ternyata memiliki bahasa kasih pemberian? Selesai membeli kamera, kami menikmati <em>dinner</em> bersama, dan di sela-sela suasana makan malam itu, tiba-tiba Phoebe membisikkan kata-katanya nan lembut dan membuat hati saya berbunga-bunga, <em>she said, &#8220;daddy, I really really love you&#8230;.&#8221; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </em></p>
<p><em>What a sweet moment</em>,  kami sungguh bersukacita melihat anak-anak kami bersukacita, dan merasakan kasih papa mamanya kepadanya, ketika pada akhirnya kami membeli kamera seperti yang didambakannya: <em>pink camera:) </em>Saya pribadi sangat bersyukur karena, bahasa kasih saya adalah kata-kata pujian dan dorongan, <em>so</em>, mendengar Phoebe berkata kalimat singkat, namun bermakna seperti itu,  dipenuhi rasa cinta seorang anak kepada ayahnya&#8230;. <em>unbelivable, unspeakable!!! Wonderful feeling:)<br />
</em></p>
<p>Melalui peristiwa ini, kamipun diingatkan bahwa Natal sebenarnya adalah sebuah peristiwa agung dimana Allah mengaruniakan AnakNya yang tunggal kepada kita (seluruh dunia dan ciptaanNya) karena kasihNya yang begitu besar kepada kita, sehingga setiap kita yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Kristus adalah pemberian terbesar dari Pencipta kepada kita ciptaanNya.</p>
<p>Allah Sang Maha Kasih, menyatakan cintaNya yang terbesar dengan jalan merelakan AnakNya yang tunggal datang menyapa kita dalam rupa manusia, seperti Anda dan saya. Saya membayangkan betapa seharusnya kita menyambut pemberian terbesar Sang Pencipta itu dan mengucapkan syukur terbaik kita. Mungkin ungkapan syukur terbaik kita adalah,<em> &#8220;Daddy I really really love You&#8221;. </em>Saya membayangkan Bapa akan tersenyum ketika mendengar anak-anakNya bersyukur dan mengungkapkan cinta kita kepadaNya. <em><br />
</em></p>
<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/caring.jpg"><img class="size-full wp-image-703 alignleft" title="caring" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/caring.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p>Seberapa besar rasa syukur kita sudah kita panjatkan kepada Sang Pencipta Kehidupan kita di awal tahun 2012 ini? Sudahkah kita mengucapkan kata-kata cinta kita kepada pasangan kita, anak kita, atau orang tua kita? Mari berikan kado awal tahun orang-orang terkasih di sekeliling kita dengan tiga kalimat ajaib itu,<em> &#8220;I love you&#8230;&#8221;</em> Selamat mencoba!</p>
<p>3 Januari 2012</p>
<p><em>Love life live love!</em></p>
<p><em>Christopher Andios</em></p>
<p><em>Pictures Google Image<br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/701/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/701/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/701/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=701&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/03/daddy-i-really-really-love-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/hasrat_anak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hasrat_anak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/caring.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">caring</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Faith, Hope and Love</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/02/faith-hope-and-love/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/02/faith-hope-and-love/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 12:24:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[Love Life]]></category>
		<category><![CDATA[Spirituality]]></category>
		<category><![CDATA[Faith Hope Love]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Pengharapan Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Kingdom Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Live Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=683</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, saya diundang untuk melayani Kebaktian Natal Pemuda di Jakarta, tema yang diberikan sungguh menarik hati saya: Living in Faith, Hope and Love. Mengapa tema ini sangat berkesan di hati saya? Bukan kebetulan kalau ternyata kata Faith, Hope dan Love, sangat terkait dalam hidup saya. Tahun 2008, kami dikaruniai puteri pertama kami, &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2012/01/02/faith-hope-and-love/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=683&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/tiga1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-763" title="tiga" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/tiga1.jpg?w=580" alt=""   /></a>Beberapa waktu yang lalu, saya diundang untuk melayani Kebaktian Natal Pemuda di Jakarta, tema yang diberikan sungguh menarik hati saya: <em>Living in Faith, Hope and Love</em>. Mengapa tema ini sangat berkesan di hati saya? Bukan kebetulan kalau ternyata kata<em> Faith, Hope</em> dan <em>Love</em>, sangat terkait dalam hidup saya.</p>
<p>Tahun 2008, kami dikaruniai puteri pertama kami, dan dalam pergumulan untuk mencari nama akhirnya Tuhan memberi hikmat untuk memberi nama <em>Phoebe Faith Liem</em>. Karena waktu itu, isteri saya sempat mengalami pendarahan di minggu-minggu kehamilan awal, dan waktu itu kami sedang berencana untuk berangkat ke Jerman dalam tugas pelayanan dalam sebuah <em>Youth Rally</em>.</p>
<p>So, keberangkatan kami adalah keberangkatan karena iman, karena usia kehamilan isteri saya belum 3 bulan. Akhirnya oleh anugerah Tuhan semua pelayanan dan perjalanan kami berjalan dengan lancar. <em>It&#8217;s a faith journey&#8230; </em></p>
<p>Tahun 2009, dalam pergumulan gereja kami yang mengerjakan renovasi di lokasi baru, hati saya juga cukup bergumul bagaimana dengan semua proses renovasi, dan bagaimana keadaan kami setelah pindah dll? Ada banyak pertanyaan-pertanyaan yang memenuhi pikiran saya, &#8220;bagaimana dengan masa depan kami di tempat yang baru?&#8221;, &#8220;Bagaimana kami harus menyelesaikan dan memulai semuanya di tempat yang baru?&#8221;</p>
<p>Akhirnya dalam permenungan dan keheningan, Tuhan menjawab doa kami, ternyata isteri saya hamil&#8230; Hingga akhirnya, dalam refleksi kami, kami memutuskan untuk memberi nama anak kami dengan nama tengah <em>Hope</em>. Puji Tuhan, bulan Juni 2010, puteri kedua kami lahir, dan namanya adalah <em>Chloe Hope Liem</em>. Akhirnya kamipun belajar untuk menaruh pengharapan kami kepada Tuhan dan bukan kepada situasi ataupun kondisi apapun.</p>
<p>Saat anak kedua kami lahir dan nama tengahnya adalah <em>Faith and Hope,</em> beberapa rekan langsung memberikan komentar-komentar, &#8220;wah&#8230; berarti harus punya anak satu lagi dan namanya adalah <em>Love</em>. &#8221; Hati sayapun tersenyum, dan dengan nada halus saya jawab&#8230; &#8220;hmm terima kasih, saya rasa sudah cukup, karena saya sudah punya <em>Love:)</em>)</p>
<p>Mengapa saya tersenyum dan bernafas lega? Karena usul punya usul, isteri saya menjelaskan bahwa nama <em>Chinesse</em> isteri saya adalah <em>Thuan Ai Chia. Ai </em>adalah<em> Love:) </em>So lengkap sudah: <em>Faith, Hope and Love:)</em></p>
<p>Dalam renungan kotbah Natal itu, saya menjelaskan bahwa <em>Faith, Hope</em> dan <em>Love</em>, adalah sebuah trilogi, kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ketiganya ada untuk saling melengkapi, ketiganya bersatu-padu melakukan tarian-tarian indah kehidupan, di tengah-tengah segala tantangan, himpitan permasalahan, dan dunia yang tanpa kasih sayang: Iman, Pengharapan dan Kasih hadir untuk menyejukkan dunia, memberi ketenteraman hati, memberi kepastian kepada yang galau, ragu akan masa depan mereka.</p>
<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/faith-hope-love-set-uf.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-713" title="faith-hope-love-set-uf" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/faith-hope-love-set-uf.jpg?w=300&#038;h=162" alt="" width="300" height="162" /></a>Apakah arti <em>Faith, Hope and Love, </em>di tengah-tengah situasi dunia yang makin tidak jelas arah, dan semua tragedi-tragedi kehidupan yang menerpa kita?  Saya sangat diberkati dengan istilah <em>FAITH</em> yang diberikan oleh Nick Vujijic, seorang motivator muda, tanpa lengan dan tungkai dalam bukunya <em>Life without Limit. FAITH </em>adalah<em> Full Assurance In The Heart</em>.</p>
<p>Sungguh menarik mengikuti kisah hidup Nick, yang lahir dalam kondisi dan keadaan yang jauh dari kacamata &#8220;sempurna&#8221;.  Di dalam keyakinan yang kokoh, terus-menerus bahwa hidupnya akan berguna, walaupun ia tidak bisa melihat ada hal-hal baik akan terpancar dalam hidupnya.</p>
<p>Ia telah belajar mempunyai iman, yang sekalipun kecil, iman itu tumbuh bak benih yang kian mekar, hingga akhirnya ia mencapai tahap kehidupan yang luar biasa, berkeliling dunia membangkitkan iman, harapan dan kasih bagi banyak orang.</p>
<p>Bagaimana dengan <em>Hope</em><em>?</em> Beberapa waktu yl, saya menemukan istilah <em>HOPE</em> yang berarti <em>Have Only Positive Expectation. </em>Luar biasa, ternyata pengharapan adalah memiliki ekspektasi-ekspektasi yang positif. Di tengah-tengah banyaknya pesimisme, ketiadaan harapan, <em>hopeless state of mind,</em> situasi yang berubah memburuk baik dalam aspek ekonomi global, politik global maupun masalah-masalah nasional di Indonesia, <em>hope</em> memberi kita angan-angan yang positif, spirit harapan yang positif, melihat segala sesuatu bukan dalam kacamata negatif, tapi positif, melihat ancaman sebagai peluang.</p>
<p>Saya belajar bahwa, menyadari kebaikan Tuhan, adalah <em>start</em>ing <em>point</em> yang sangat penting, <em>in everything God is good, in every situations, God is always good.</em> Bagaimana menatap tahun 2012? Harapkanlah yang terbaik akan tiba, bagaimanapun keadaannya.</p>
<p>Bagaimana dengan <em>LOVE?</em> Hmm, saya belum menemukan kepanjangannya:) Namun di tengah-tengah dunia yang semakin krisis kasih sayang, penuh kedengkian, kebencian, dan pertikaian antar agama, ras, golongan dan kelompok masyarakat yang berbeda-beda. Kisah perseteruan suami isteri, rekan bisnis, dll, saya diteduhkan dengan sebuah puisi tentang Kasih yang saya baca hari ini.</p>
<p>Puisi ini menjadi doa saya yang rindu saya bagikan kepada rekan-rekan pencinta kehidupan, bahwa ada sebuah jawaban, ada sebuah harta, ada sebuah hikmat yang tidak terbatas yang akan memberi kita kedamaian, dan kebahagiaan yang sejati, di tengah-tengah dunia yang makin suram, kekuatan kasih yang sejati&#8230;.</p>
<p style="text-align:center;"><em>Hanya Cinta&#8230;</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Saling mengasihilah kini, pada malam, dan siang hari</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>pada musim dingin dan musim panas&#8230;</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Anda berada di dunia untuk hal itu dan</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>selain hal itu adalah segala sesuatu </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>yang tidak penting, ilusi dan kesia-siaan.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Hanya ada satu ilmu pengetahuan yaitu kasih,</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>satu kekayaan yaitu kasih,</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>hanya satu kebijaksanaan yaitu kasih.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Saling mengasihi adalah semua hakikat hukum dan ajaran para nabi.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>~ Anatole France</em></p>
<p style="text-align:left;">Selamat Tahun Baru 2012 kawan</p>
<p style="text-align:left;">Mari genggamlah iman, harapan dan kasih</p>
<p style="text-align:left;"><em>Love life live love!</em></p>
<p>Kutisari, 2 Januari 2012</p>
<p>Christopher Andios</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/683/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=683&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2012/01/02/faith-hope-and-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/tiga1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tiga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2012/01/faith-hope-love-set-uf.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">faith-hope-love-set-uf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Spiritualitas “Ora Et Labora” Para Pembawa Damai di Indonesia (Refleksi: I Petrus 2:11-17)</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2011/12/15/spiritualitas-ora-et-labora-para-pembawa-damai-di-indonesia-refleksi-i-petrus-211-17/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2011/12/15/spiritualitas-ora-et-labora-para-pembawa-damai-di-indonesia-refleksi-i-petrus-211-17/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 07:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Spirituality]]></category>
		<category><![CDATA[Damai di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja dan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kingdom Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Ora et Labora]]></category>
		<category><![CDATA[Pembawa Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Youth for Peace]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=671</guid>
		<description><![CDATA[Ketika menuliskan artikel ini, terus terang hati saya sedang galau ketika mendengar bahwa pada hari Minggu 11 September, di Ambon terjadi gejolak lagi. Pertikaian antar dua kelompok dengan simbol-simbol “agama, suku” dipertontonkan akibat kematian seorang tukang ojek. Secara akal sehat, saya sudah memprediksi bahwa kemungkinan besar ini adalah sebuah “rekayasa” konflik yang kembali berusaha dimunculkan. &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2011/12/15/spiritualitas-ora-et-labora-para-pembawa-damai-di-indonesia-refleksi-i-petrus-211-17/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=671&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2011/12/jesus-hands1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-677" title="Jesus-hands" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2011/12/jesus-hands1.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p>Ketika menuliskan artikel ini, terus terang hati saya sedang galau ketika mendengar bahwa pada hari Minggu 11 September, di Ambon terjadi gejolak lagi. Pertikaian antar dua kelompok dengan simbol-simbol “agama, suku” dipertontonkan akibat kematian seorang tukang ojek. Secara akal sehat, saya sudah memprediksi bahwa kemungkinan besar ini adalah sebuah “rekayasa” konflik yang kembali berusaha dimunculkan. Demi tujuan tertentu, ada sekelompok orang yang bermain di atas air keruh, demi melancarkan “kepentingan-kepentingan” mereka, untuk menghapus berita-berita seputar korupsi dari Nazarudin, Pejabat Menakertrans dll (barangkali.com).</p>
<p>Dalam konteks global, mata seluruh dunia baru saja tertuju pada peringatan dasawarsa Tragedi 9 September di New York, yang telah merubah tatanan dunia baru, dengan munculnya slogan <em>“war against terrorism”</em>.  Negara AS berduka dengan kematian 3000 lebih dalam waktu sekejap. Tidak lama kemudian, peristiwa itu seolah, melegitimasi serangan AS bertubi-tubi ke Afganistan dan Irak, semua dengan slogan, melawan terorisme. Ada satu pertanyaan yang seringkali muncul di dalam menyikapi realita seperti ini, “apa yang bisa kita lakukan?”</p>
<p><strong>Doa: Jalan Menuju Kedamaian Sejati dan Sikap Positif</strong></p>
<p>Dalam perenungan akan segala kerumitan problema negeri ini, saya diingatkan dengan sebuah falsafah <em>“ora et labora”.</em> Bahwa semua perjuangan demi apapun harus dimulai dengan berdoa dan bekerja. Benar, doa adalah sebuah proses pemendappan segala kekalutan, kecemasan, kepanikan, kebimbangan, dan semua kegelisahan-kegelisahan yang ada baik di dalam pikiran, maupun batin kita. Doa mampu menghantar kita untuk bersikap dengan tenang, berpikir jernih dan bertindak wajar. Doa akan membawa dampak baik relasi kita dengan Tuhan maupun sesama. Dan terlepas dari doa-doa kita, tentu ada sebuah upaya yang harus kita lakukan.</p>
<p>Ada sebuah kisah menarik yang ditemukan dari Kisah Para Rohaniwan Padang Gurun, “Ada tiga orang bersahabat yang ingin mendapatkan pekerjaan. Salah seorang dari mereka memilih memberikan diri sebagai pembawa damai di antara orang-orang yang sedang bertengkar, sebagaimana tertulis ‘berbahagialah orang yang membawa damai.’ Orang kedua memilih mengunjungi orang-orang sakit. Dan yang ketiga pergi dan menyepi di padang gurun. Orang pertama tidak dapat melerai orang yang sedang bertengkar. Maka, ia pergi kepada orang yang sedang merawat orang sakit itu dan mendapati bahwa orang itu juga sedang lesu karena setelah berjalan jauh ia tidak dapat menunaikan tugasnya dengan baik. Mereka berdua bersepakat untuk pergi mencari temannya yang sedang menyepi di padang gurun. Mereka menceritakan kesulitan mereka masing-masing dan meminta kepadanya supaya menceritakan apa saja yang telah ia buat. Dia terdiam sejenak, lalu menuang air ke dalam mangkok dan berkata, ‘lihatlah air ini. Tidak tenang bukan?’ Sesaat kemudian ia menyuruh mereka melihat air itu sekali lagi dan melihat bagaimana air itu mereda. Ketika sedang melihatnya, mereka melihat wajah mereka seperti di dalam cermin. Maka itu, ia berkata kepada mereka, ‘dalam cara yang sama, seseorang yang hidup bersama-sama dengan orang lain tidak bisa melihat dosanya sendiri karena adanya gangguan-gangguan, tetapi jika ia hidup tenang, khususnya di padang gurun seperti ini, ia bisa melihat kekurangan-kekurangannya (Benedicta Ward, <em>The Wisdom of the Desert Fathers</em>).</p>
<p>Henri Nouwen mengatakan bahwa cerita ini meninggalkan sedikit keraguan bahwa ketenangan hati bukanlah jalan untuk mendapatkan “rasa aman”, sementara dunia terkoyak-koyak oleh kekerasan dan perang, tetapi merupakan jalan yang menunjukkan bahwa kita sebenarnya adalah bagian dari masalah dunia. Doa membimbing kita ke dalam kedamaian batiniah dan kedamaian batiniah membimbing kita ke pengakuan dosa, dosa yang menciptakan perang. Membawa damai ke tengah-tengah manusia dan mengunjungi orang-orang sakit itu penting, tetapi jika melakukannya tanpa dilandasi dengan pertobatan tak akan berguna. Jika kita mengetahui dosa-dosa kita sendiri di dalam cermin yang tenang dan mengakui bahwa kita juga pencipta-pencipta perang, kita harus siap berjalan dengan penuh kerendahan hati di jalan menuju hidup damai (Henri Nouwen, <em>The Road to Peace, </em>Karya untuk Perdamaian dan Keadilan, hlm.81-82).</p>
<p>Saya percaya sikap inilah yang pertama-tama harus kita miliki, di dalam perjuangan kita untuk melihat perubahan-perubahan yang lebih baik terjadi di Indonesia. Kita harus senantiasa berdoa, dan percaya bahwa kita adalah orang-orang yang dipanggil untuk mempercayai kedaulatan Tuhan atas segala situasi apapun yang terjadi di negeri ini. Doa tidak berarti meniadakan keterlibatan kita secara aktif dan praktis, namun justru memampukan kita untuk senantiasa bersikap positif dalam segala keadaan (Band. I Tesalonika 5:17-18). Dalam hal ini saya setuju dengan pandangan Alm. T.B. Simatupang, seorang murid Kristus yang memahami imannya secara utuh yang pernah memaparkan suatu paradigma Positif, Kritis, Kreatif dan Realistis di dalam memandang realita kehidupan bergereja, berbangsa dan bernegara.</p>
<p>Sosok Kristus, adalah salah satu teladan kita di dalam perjuanganNya melaksanakan mandat Bapa di dalam revolusiNya di Kalvary. Yesus senantiasa berdoa, mengambil waktu teduh bersama dengan Bapa (band. Markus 1:35-39), sebelum memulai semua karya perjuanganNya bagi kaum papa, yang tersisih, kaum terabaikan, dan orang-orang yang sakit, tertindas dan terbuang. Yesus senantiasa memulai hari-harinya dengan doa kepada Allah, untuk memohon kuasa, kekuatan, dan penyerahan total segala kehendak dan kegelisahan kemanusiaanNya kepada kedaulatan dan kehendak Sang Bapa. Kalau kita sudah berdoa, bagaimana selanjutnya?</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Menjadi Komunitas yang Takut kepada Allah, Menghargai Pemerintah dan Melakukan Kebaikan di Tengah-tengah Masyarakat </strong></p>
<p>Dalam refleksi saya atas kebenaran Firman Tuhan di dalam Petrus 2:11-17 dan Roma 13:1-7, saya menemukan ada beberapa frase tentang “perbuatan baik” di tengah-tengah masyarakat dimana kita tinggal. I Petrus 2:12 mengatakan, “milikilah <em><span style="text-decoration:underline;">cara hidup yang baik</span></em> di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik pada hari Ia melawat mereka.” Ayat 15, “Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan <em><span style="text-decoration:underline;">berbuat baik</span></em> kamu membungkemkan kepicikan orang-orang yang bodoh.”</p>
<p>Berbuat baik atau <em>good deeds</em> yang dimaksud disini, bukanlah perbuatan baik yang kita upayakan dengan kekuatan dari diri kita, namun sebuah panggilan Ilahi karena status kehidupan baru dan perubahan hidup yang telah dikerjakan oleh Kristus di Kalvary, dan ini adalah semata-mata karya Roh Kudus (Band. Galatia 5:22-24). I Petrus 2:9-10, <em>“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib”.</em></p>
<p>Oleh sebab itu, perbuatan baik kita sebagai komunitas orang-orang yang telah diperbaharui oleh Kristus, adalah perbuatan baik yang muncul dari dalam keluar <em>(inside out). </em>Ini hanya dapat terjadi ketika kita benar-benar telah mengijinkan Kristus memerintah hidup kita secara total. Disinilah nilai-nilai kebaikan yang sejati akan muncul, sebagai karya Roh Kudus di dalam hidup kita. Nilai-nilai kebaikan inilah yang seharusnya mengejawantah di dalam kehidupan kita secara pribadi, maupun secara komunal. Nilai-nilai <em>“Christ’ values/Christian Values”</em> ini harus keluar secara alamiah, memancar, baik dalam wujud kesaksian hidup pribadi, di dalam keluarga, maupun di tengah-tengah masyarakat bahkan bangsa. Nilai-nilai kebaikan Kristus, harus terwujud dalam kehidupan karier, bisnis, maupun setiap perjumpaan kita dengan semua kalangan, baik kolega bisnis kita yang belum mengenal Kristus, tetangga yang berbeda keyakinan dengan kita, para pejabat yang masih melihat dan mencari peluang untuk memperkaya diri melalui jabatannya, hingga Pengurus RT/RW yang masih mencari kekuasaan di tengah-tengah masa pensiun mereka.</p>
<p>Sementara dunia di sekeliling kita sedang berlomba-lomba untuk memperkaya diri dengan korupsi, mari kita memberi teladan dengan menjalankan profesi dan bisnis kita dengan nilai-nilai kebaikan Kristus. Di tengah-tengah banyaknya tipu daya kejahatan, kekerasan, konspirasi yang berupaya memecah-belah persatuan dan kedamaian negeri ini, mari kita terus berdoa dan tetap menjalankan gaya hidup yang takut akan Tuhan, menghormati pemerintah dan berbuat baik kepada sesama seluas-luasnya.</p>
<p>Ada sebuah kisah kesaksian pribadi yang ditulis oleh Sumanto Al Qurtuby, yang ditulisnya dalam sebuah buku berjudul <em>Among the Believers</em> (Kisah Hidup Seorang Muslim Bersama Komunitas Mennonite Amerika) yang menarik untuk kita perhatikan. Sumanto yang adalah Tokoh Cendekiawan NU telah mengalami hidup bersama komunitas Mennonite selama masa studinya. Dalam salah satu kisahnya ia mengutip demikian, “saya kira Profesor Gopin benar. Spirit dan filosofi nirkekerasan yang dilakukan Mennonite dibentuk oleh, dan produk dari, berbagai faktor: 1) respon spiritual atas pluralitas lingkungan sekitar, 2) pembacaan atas tradisi biblikal terutama mengenai sepak terjang Yesus yang antikekerasan dan penuh cinta kasih kepada umat manusia, serta 3) pengalaman sejarah kelompok agama ini yang penuh penderitaan sejak dari Eropa sampai Amerika (Sumanto Al Qurtuby, <em>Among the Believers</em>, Elsa, 2002, hlm. 9). Saya percaya, ketika kita benar-benar menjalankan kehidupan kita sebagai umat pilihan Allah yang telah dibebaskan dari dosa, dimerdekakan dari kegelapan dunia, kita akan dimampukan untuk menjadi komunitas umat Allah yang senantiasa takut kepada Allah, menghormati pemerintah dan berbuat baik bagi sesama. Inilah spritualitas <em>“ora et labora”</em>, atau barangkali spiritualitas Mennonite yang perlu kita perjuangkan, berdoa dan berupaya semaksimal mungkin untuk berjuang sebagai para pembawa damai di Indonesia: memiliki gaya hidup yang baik, mempraktekkan kasih, kebenaran, keadilan, dan perdamaian di tengah-tengah kehidupan sehari-hari kita. Salam perdamaian!</p>
<p align="center"><em>“Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena Tuhan, maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya, dan Ia akan bertindak: Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang. Berdiam dirilah di hadapan Tuhan dan nantikanlah Dia, jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya. Berhentilah marah dan tinggalkan panas hati itu, jangan marah, itu hanya akan membawa kepada kejahatan. Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mewarisi negeri” (Mazmur 37:3-9).</em></p>
<p>Christopher Andios</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/671/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=671&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2011/12/15/spiritualitas-ora-et-labora-para-pembawa-damai-di-indonesia-refleksi-i-petrus-211-17/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2011/12/jesus-hands1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Jesus-hands</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Freedom and Peace</title>
		<link>http://andiosville.wordpress.com/2011/08/31/freedom-and-peace/</link>
		<comments>http://andiosville.wordpress.com/2011/08/31/freedom-and-peace/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Aug 2011 04:16:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiosville</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiration]]></category>
		<category><![CDATA[Spirituality]]></category>
		<category><![CDATA[Damai Sejati]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja dan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kingdom Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[Pengampunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiosville.wordpress.com/?p=646</guid>
		<description><![CDATA[“Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita…” Galatia 5:1 Menarik sekali pagi ini (19-07-11), ketika saya mengikuti perbincangan di Apa Kabar Indonesia TV One, yang menampilkan sebuah dialog dengan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Bp. Jimly Asidique. Dimana beliau memulai pandangannya tentang situasi Negara ini dengan membaca sebuah puisi otokritik dengan judul: Merdeka atau Bingung? &#8230; <span class="more-link"><a href="http://andiosville.wordpress.com/2011/08/31/freedom-and-peace/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=646&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://andiosville.files.wordpress.com/2011/08/forgiveness5.jpg"><img class="size-full wp-image-647 alignright" title="forgiveness5" src="http://andiosville.files.wordpress.com/2011/08/forgiveness5.jpg?w=580" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong></strong><em>“Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita…” Galatia 5:1</em></p>
<p>Menarik sekali pagi ini (19-07-11), ketika saya mengikuti perbincangan di Apa Kabar Indonesia TV One, yang menampilkan sebuah dialog dengan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Bp. Jimly Asidique. Dimana beliau memulai pandangannya tentang situasi Negara ini dengan membaca sebuah puisi otokritik dengan judul: Merdeka atau Bingung? Puisi ini sendiri berbicara tentang realitas negeri ini, dimana tidak lagi bisa dibedakan antara dipenuhi “pejabat atau penjahat” (Sumber TV One).</p>
<p>Inti dari apa yang coba disampaikan beliau adalah, <em>“mengapa jika bangsa Indonesia ini sudah merdeka, kok rakyat belum benar-benar merasakan dampak dari kemerdekaan kita, dan bahkan saat ini rakyat Indonesia terkesan bingung dengan arah bangsa ini, mau dibawa kemana?”</em> Atau barangkali seperti lagu yang biasa kita dengar yang dipopulerkan oleh Armada Band, <em>“mau dibawa kemana hubungan kita? (diganti Negara kita?)”</em></p>
<p><em>Well</em>, menarik ketika kita berbicara tentang kemerdekaan dan perdamaian. Ini bagaikan sebuah koin, dengan dua sisi. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Namun keduanya bukan hanya sebuah <em>utopia</em>, yang hanya bisa diandai-andaikan, namun harus diusahakan, diupayakan dengan semaksimal mungkin. <em></em></p>
<p><em>But</em>, tunggu dulu, sebelum kita beranjak kesana, ada satu pertanyaan penting yang harus kita jawab, <em>“apakah mungkin selama kita hidup di dunia ini, kita dapat mengalami sebuah realitas kemerdekaan dan perdamaian yang sejati?” </em>Kalau bisa, bagaimana caranya? Kalaupun menurut Anda tidak bisa, apa kira-kira alasannya?</p>
<p>Bagi yang memiliki pandangan tidak bisa, mungkin kita sedang bertanya-tanya, <em>“dimanakah kebebasan dan perdamaian itu ketika kita melihat realitas ketidakadilan dimana-mana, korupsi merajalela, peperangan, konflik antar suku-golongan, bahkan atas nama “agama” atau “keyakinan pribadi” dipertontonkan, kekejian, pembunuhan, pemerkosaan, penindasan hak azasi manusia, kerusakan lingkungan alam,  pembredelan media, diskriminasi ras, politik kambing hitam, bahkan komersialisasi agama untuk kepentingan pribadi, juga kehidupan moralitas yang acakadut, semau gue, kawin sana kawin sini bahkan dengan seribu satu alasan “rohani” lainnya, padahal jelas-jelas kebenarannya adalah bahwa manusia belum mengalami kemerdekaan atas kepentingan diri, nafsu daging dan ambisi pribadi untukku, untukku, dan untukku, demikian kata Amsal 30:15. </em></p>
<p><em>Dimanakah kemerdekaan dan perdamaian sejati, jikalau manusia masih “memangsa” satu dengan yang lainnya?” </em></p>
<p>Bagi yang memiliki pandangan bahwa kemerdekaan dan perdamaian yang sejati itu niscaya terjadi maka, kita dapat memaparkan fakta-fakta positif tentang dampak dari kemerdekaan dan perdamaian: transformasi hidup dan komunitas yang terjadi, perbaikan taraf kehidupan masyarakat miskin dengan pendidikan murah, kebangkitan kaum filantropi (dermawan peduli kemanusiaan) ataupun realitas munculnya kegerakkan menuju demokrasi di negara-negara tertutup seperti di jazirah Arab baru-baru ini.</p>
<p>Semua dunia sedang menyuarakan aura kebebasan mengemukakan pendapat, kemerdekaan dari sistem-sistem sosial yang hanya berpihak kepada yang kaya, yang empunya kuasa, kini lambat laun namun pasti mulai didobrak, diruntuhkan dengan semangat solidaritas untuk kepentingan banyak orang. Bukankah ini bukti-bukti bahwa kemerdekaan dan perdamaian yang sejati dapat kita upayakan terjadi, disini dan kini?</p>
<p><strong>Revolusi Berdarah di Kalvari</strong></p>
<p>Saya secara pribadi memiliki pandangan bahwa kemerdekaan yang sejati itu niscaya dapat terjadi, jikalau kita benar-benar memahami alasan yang tepat mengapa hal ini mungkin. Dan satu kebenaran yang tidak bisa kita abaikan bahwa, di sepanjang sejarah peradaban umat manusia, tidak pernah ada sebuah kemerdekaan yang gratis, yang murahan, karena semua kemerdekaan yang dapat diraih itu berbayar mahal.</p>
<p>Tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia menyatakan diri menjadi sebuah bangsa yang merdeka, Ir. Soekarno-Hatta, membacakan butir-butir Proklamasi di hadapan seluruh rakyat Indonesia dan dunia. Namun di balik peristiwa agung dan megah tersebut, pernahkan kita memikirkan berapa banyak “liter” darah yang tercurah, darah para pahlawan Republik Indonesia yang rela menyerahkan tubuh, jiwa dan rohnya untuk merebut kemerdekaan RI dari tangan para penjajah negeri ini?</p>
<p>Berapa banyak air mata yang harus dicurahkan oleh para keluarga, anak, isteri, sanak para pahlawan yang kehilangan nyawanya demi menegakkan kemerdekaan Indonesia yang tercinta ini? Berapa banyak tetes keringat para pejuang lapangan demi meraih harapan dan cita-cita luhur, kemerdekaan dan perdamaian di negeri ini?</p>
<p>Kemerdekaan dan perdamaian adalah dua kata yang dirindukan, dicari-cari, diidamkan seluruh warga dunia. Kemerdekaan dari penjajahan, penderitaan akibat kemiskinan, perdamaian dari segala konflik, akar pahit, diskriminasi senantiasa berbayar mahal.</p>
<p>Martin Luther King harus ditembak mati demi memperjuangkan sebuah mimpi, melihat warga kulit hitam Amerika boleh berdiri setara dengan warga kulit putih.</p>
<p>Mahatma Gandhi harus meregang nyawa bahkan sebelum mimpinya akan kesetaraan hak di India boleh terjadi.</p>
<p>Nelson Mandela harus dipernjara puluhan tahun demi memperjuangkan persamaan hak di Afrika Selatan. Dan sejarah mencatat, seluruh tokoh-tokoh pejuang reformasi, revolusi atau perubahan dalam bentuk apapaun dengan alasan kemerdekaan dan perdamaian, harus meregang nyawa, bahkan jauh sebelum realitas kemerdekaan dan perdamaian itu sendiri terjadi.</p>
<p>Jauh sebelum tokoh-tokoh reformator dunia hadir, dan dicatat namanya dalam buku-buku sejarah kaum pembaharu, Nabi Yesaya telah mencatat sebuah Visi Pergerakkan Dunia untuk Pembebasan dan Perdamaian Dunia yang dicatat di dalam Yesaya 52:13- 53:1-12. Ini adalah kisah nubuatan akan lahirnya Seorang Revolusioner Pembebas Dunia, Kristus Sang Mesias yang Tersalib, Teraniaya, Terhujam, Terhukum oleh karena pemberontakkan kita, manusia yang berdosa.</p>
<p>Ia tidak berdosa, namun harus menanggung dosa kita, Ia tidak bersalah, namun harus diremukkan karena kesalahan kita, Ia tidak berbuat jahat, namun harus ditolak oleh Allah karena kekejian kita. Tuhan menimpakan kesalahan kita kepada diriNya, Tuhan meremukkan diriNya karena kebebalan kita, <em>“Ia tertikam oleh karena pemberontakkan kita, Ia diremukkan oleh karena kejahatan kita…”</em> Yesaya 53:5.</p>
<p>Inilah cikal bakal kegerakkan revolusi sejati sepanjang masa: Kristus mendamaikan dunia dengan Bapa melalui kematianNya, Ia memulihkan hubungan kita dengan Sang Pencipta, Ia membebaskan kita dari kuasa dosa dan maut, Ia meremukkan kepala Ular oleh kematianNya di Kalvari (Kejadian 3:15). Kristus Sang Pembebas umat manusia, telah mendemontrasikan karya penyelematanNya dengan sempurna dan sekali untuk selama-lamanya. Ia telah mengalahkan kuasa musuh.</p>
<p>Dan Kerajaan Allah telah hadir melalui kedatanganNya di dunia. <em>“…betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh Allah yang kekal telah mempersembahkan diriNya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup?</em> Ibrani 9:14. <em></em></p>
<p><em>“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus, yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.”</em> I Petrus 1:18-19.</p>
<p>Inilah Revolusi Berdarah yang Membawa Kemerdekaan dan Perdamaian sejati sepanjang masa.</p>
<p>Karya Pembebasan dan Pendamaian itu telah diselesaikan oleh Kristus dengan <em>final</em>, sempurna. Oleh sebab itu, Yesus berkata, <em>“Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.”</em> Yohanes 8:36. Ini adalah keyakinan kita, bahwa kemerdekaan yang sejati atas dosa, tidak tergantung pada apa yang kita upayakan, namun tergantung dari apa yang Kristus telah lakukan di Kalvari.</p>
<p>Ini adalah kunci memahami kemerdekaan yang sejati, juga perdamaian yang sejati. Roma 5:1, <em>“Sebab itu kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.”</em></p>
<p>Jadi satu-satunya alasan keyakinan bahwa kemerdekaan dan perdamaian yang sejati itu niscaya terjadi karena, Kristus telah memerdekakan kita dari dosa, dan Kristus telah mendamaikan kita dengan Allah, sehingga kita harus benar-benar menyadari bahwa kita sekarang adalah orang yang merdeka di dalam Kristus dan mengalami damai sejahtera <em>(shalom)</em>.</p>
<p>Inilah rahasia kemerdekaan kita, oleh sebab itu pendiri GKMI alm. Tee Siem Tat berkata, <em>“anugerah Tuhan itu gratis, namun tidak murahan, kita telah menerimanya dengan cuma-cuma oleh sebab itu kita harus membagikannya dengan cuma-cuma.”</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Menjadi Agen Pembebasan dan Perdamaian</strong></p>
<p>Misi pembebasan/penebusan itu telah dikerjakan dengan sempurna oleh Kristus di Kalvari, lalu apakah ini berarti tugas kita telah selesai? <em>No!</em> Tugas kita belum selesai, Kristus telah membebaskan kita dari kuasa dosa dan maut, melalui peristiwa kematian dan kebangkitanNya, namun Ia berkata berulang kali, bahwa Ia datang untuk mendirikan Kerajaan Allah, sebuah komunitas orang-orang percaya yang memegahkan Kristus sebagai Raja, Imam dan Trasformator Sejati untuk membawa dunia kepada perubahan yang holistik kepada pemulihan sejati dunia dengan diriNya.</p>
<p>Dalam panggilan inilah kita dipanggil untuk terlibat aktif di dalam kegerakkan tranformasi dunia dengan menghidupi karya dan kehidupan Kristus di dalam dunia sebagai Sang Pembebas, Sang Transformator Masyarakat.</p>
<p>Mengapa kita harus terlibat? Karena dunia tempat dimana kita tinggal, masih merindukan Sang Pembebas itu hadir dalam kehidupan mereka secara pribadi, keluarga maupun masyarakat dimana mereka mendambakan sebuah kemerdekaan dan perdamaian sejati.</p>
<p>Dalam bukunya <em>The Road to Peace, </em>Karya untuk Perdamaian dan Keadilan, Henri Nouwen, seorang tokoh pejuang kemanusiaan mengutip pandangan tokoh Spiritual Pembebasan Pater Gutiếrrez (Penulis buku <em>A Theology of Liberation</em>), <em>“Dimana penindasan dan pembebasan manusia tampaknya membuat Allah tidak relevan-Allah tersaring oleh sikap acuh tak acuh kita yang begitu lama terhadap masalah-masalah tersebut-di sana harus berkembang iman dan harapan di dalam Dia yang datang untuk melenyapkan ketidakadilan dan menawarkan, dalam suatu cara yang tidak terduga, pembebasan total.”</em> (Henri Nouwen, <em>The Road to Peace</em>, hlm. 245-246).</p>
<p>Saudara dan saya adalah Agen-agen Pembebas dan Pendamai yang dipanggil untuk terlibat di dalam karya ini. Orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang bebas! Ketakutan, dan belenggu dosa tidak lagi menguasai kita. Oleh sebab itu kitalah orang-orang yang tepat dan layak untuk bersama-sama Sang Reformator Dunia bergerak dari tatanan lokal tempat tinggal kita: di rumah tangga, sekolah, kampus di tempat pekerjaan <em>(market place)</em>, di dalam masyarakat dimana kita tinggal. Dimana masih ada ketidakadilan, kita dipanggil untuk bertindak, dimana ada diskriminasi kita harus bersuara, dimana ada kezaliman kita harus merobohkannya.</p>
<p>Tentu semua perjuangan kita tidak dilakukan dengan kekerasan, namun dengan kekuatan kasih Kristus yang menghantarNya kepada Salib, kekuatan kasih itulah yang akan memampukan kita untuk berani menghadapi moncong-moncong senapan yang diarahkan kepada kita ketika kita harus membela yang terluka, yang terpinggirkan, yang teraniaya. Kekuatan kasih Kristuslah yang akan memberi kita keberanian untuk membebaskan para wanita-wanita muda korban perdagangan bebas wanita, bahkan dengan resiko dipukuli, ditangkap…</p>
<p>Kekuatan kasih Kristuslah yang akan memampukan kita untuk rela memberi waktu dan tenaga kita untuk mengajar anak-anak jalanan di sudut-sudut kota yang tidak terjangkau oleh program gereja kita… Kekuatan kasih Kristuslah yang memberi kita inspirasi untuk melayani kaum “terabaikan” para penderita kusta, HIV, gay-lesbian, pengidap Narkoba, para pecandu pornografi, para penjaja seks komersial dll. <em></em></p>
<p><em>We are the agent of change of the community surround us. We have the answer, we have the power, we have the heart for it. Now it’s time to get involved, to get dirty…</em>, waktunya untuk menyingsingkan lengan baju kita, jas-jas kependetaan dan kemajelisan kita.</p>
<p>Paulus adalah orang bebas, dan dipenuhi kedamaian sejak perjumpaannya dengan Kristus secara pribadi. Sebelumnya dia terbelenggu oleh hal-hal lahiriah, kebanggaan suku, pendirian terhadap hukum Taurat, penganiaya jemaat dll (band. Filipi 3:1-6). Dia berkata, <em>“Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi karena pengenalan akan Kristus Yesus Tuhanku lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus. </em></p>
<p><em>Dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang dianugerahkan berdasarkan kepercayaan. Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dengan penderitaanNya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematianNya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.” </em>Filipi 3:7-10.</p>
<p>Kemerdekaan yang sejati akan menuntun perdamaian yang sejati, kemerdekaan meliputi: kebebasan berbicara tentang kebenaran, keadilan, dan mewujudnyatakan kasih dalam perbuatan praktis, atau <em>praxis</em> dimulai dari diri kita, kemudian keluarga kita, kemudian komunitas kita, bahkan bangsa kita<em>.</em></p>
<p>Hanya orang yang benar-benar sudah bebas dan merdeka yang dapat dipakai Tuhan untuk membebaskan dan memerdekakan orang lain. Dan hanya orang-orang yang telah benar-benar mengalami perdamaian dengan Allah yang dapat menjadi pendamai-pendamai bagi dunia yang penuh dengan konflik dan pertikaian. Mari kita berdamai dengan Allah, dengan diri sendiri, dengan sesama dengan lingkungan. Sudah merdekakah kita atau masih bingung?</p>
<p>Merdeka! Salam <em>Youth for Peace Movement, you and me, PEACE V <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p>Christopher Andios</p>
<p>PS: Picture Google Images</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andiosville.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andiosville.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andiosville.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andiosville.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andiosville.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andiosville.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andiosville.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andiosville.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andiosville.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andiosville.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andiosville.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andiosville.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andiosville.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andiosville.wordpress.com/646/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andiosville.wordpress.com&amp;blog=5061402&amp;post=646&amp;subd=andiosville&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiosville.wordpress.com/2011/08/31/freedom-and-peace/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/471b09f25a542ccddcd12551167e2eac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andiosville</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andiosville.files.wordpress.com/2011/08/forgiveness5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">forgiveness5</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
