Tulisan apa yang akan ditulis orang di batu nisan kita?

Pertanyaan tentang, “tulisan apa yang orang lain akan tulis di batu nisan kita?” pernah terngiang di dalam pikiran saya ketika saya membaca sebuah buku, berjudul TRACE program yang ditulis oleh Dr. Robby Chandra, seorang pakar dan pembicara tentang Kepemimpinan. Di dalam buku itu diceritakan bahwa salah satu cara untuk menolong kita menemukan visi dalam hidup kita adalah dengan memikirkan, “kira-kira ketika kita mengakhiri hidup ini, tulisan apa yang akan orang lain tulis di batu nisan kita?”

Pertanyaan ini sangat penting dan membuat kita sadar betapa berharganya hidup kita, dan tentunya, apa yang kita kerjakan hari ini, akan mempengaruhi hidup kita di kemudian hari. Seperti pepatah yang berkata, “choices determines character, and character determines destiny.” Saya membaca buku itu, dan mengisi lembar jawaban tepat di gambar batu nisan itu, tulisan itu berbunyi demikian, “Andios, orang yang mengasihi Tuhan dan sesama.” Ini kerinduan hati saya, saya rindu supaya ketika saya mati, orang akan mengenal saya sebagai orang yang mencintai Tuhan, dicintai Tuhan, dan mengasihi sesama dan dicintai sesama. Menjadi orang yang berguna bagi sesama, menjadi saluran berkat bagi orang lain. Itulah impian saya. Apalah artinya kalau hidup kita memiliki segalanya, tapi tidak dicintai Tuhan dan sesama kita?

Lima tahun lalu, saya mengunjungi Pdt. Charles Christano yang masih semangat di dalam melayani Tuhan, dia menceritakan kepada saya bahwa dia mengenal seorang mentor rohani namanya David Adeney. Seorang yang luar biasa setia di dalam melayani Tuhan, di akhir hidupnya, ia hanya dikuburkan dengan sederhana, dan di batu nisan-nya ditulis “a man in Christ.” Seorang pribadi di dalam Kristus, begitulah tulisan yang ditulis di batu nisannya. Waktu itu Pdt. Charles juga mengatakan demikian, bahwa apa yang orang lain tulis di dalam batu nisan kita itulah anggapan orang tentang kita. Dan itulah hal yang harus kita pikirkan sekarang.

Diskusi siang hari itu mengingatkan kembali akan hidup saya, bahwa hidup saya nanti ditentukan sekarang. Tahun lalu, seminggu setelah ayah tercinta saya Sugeng Santoso (Liem Goat Ging) meninggal di usianya yang ke-65, saya pergi mengurus batu nisan ayah saya, dan saya kembali diingatkan Tuhan, “kira-kira kalau nanti saya meninggal, tulisan apa yang akan dituliskan orang di batu nisan saya? Aha…. menarik untuk saya pikirkan kembali. Hari itu saya menuliskan kata-kata di batu nisan ayah saya, ayah saya yang memang belum lama hidup di dalam Kristus, namun imannya sungguh luar biasa. Oleh sebab itu tulisan inilah yang saya tuliskan, “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah…” Filipi 1:21-22. Tulisan apa yang akan ditulis orang di batu nisan kita?

Advertisements

16 thoughts on “Tulisan apa yang akan ditulis orang di batu nisan kita?

  1. hello, my mom ask me to make some words for our grandma grave. bener banget, jadi mikir jg. mau bikin beda and real aja.
    Same with me later, if I die tulisan Santy Neria a woman in Christ – revivalist, love God, love people=) make it real and impacting.

    1. Hi Santy, thanks utk kunjungannya, finally saya bisa back to this blog, after awhile off from it, btw, semoga terealisasi rencana kunjungan ke Youth di Jakarta ya, salam kehidupan!

  2. salam kenal yah, thank’s infonya bagus, my famely akan membuat batu nisan mama kami, doakan bagus dan lancar yah. GBU.

    1. Thanks utk kunjungannya:) Semoga Tuhan memberi kekuatan untuk keluarga yang ditinggalkan, selamat menemukan tulisan apa yang terbaik utk batu nisannya, love life live love:)

    1. Thanks Cilla, semoga kita yang masih hidup boleh senantiasa mempersiapkan “batu nisan” kita juga, bahwa suatu hari kita akan menuju ke tempat yang sama.

  3. Thanks Andios.
    Kalau saja semakin banyak orang mebangun kehidupan yang sangat pendek ini dimulai dari “akhir” yang mereka cita-citakan. Apa yang ditulis di batu nisannya pasti akan berbeda juga.
    What is begun well is good, but I believe, all is well that ends well. Thansk again.

    1. Dear pak Charles, terima kasih boleh membaca dan memberikan komentar di blog ini, benar, semoga kita terus diingatkan bahwa hidup kita tidaklah lama, dan memberi arti bagi sesama adalah dimulai dari hari ini. Salam kehidupan!

  4. Lagi cari ayat emas yg menyentuh, cocok, dan berbeda buat batu nisan mama.. nemu artikel ini.. jd berkaca :’)

    1. Terima kasih Shelly Hutabarat, senang bila tulisan ini dapat memberi ide:) semoga keluarga Shelly dihiburkan pasca kepergian mama, salam.

    1. Terima kasih untuk komennya. Tentu tidak mudah mendapati puteri Ibu telah berpulang ke pangkuan Bapa, semoga penghiburan-Nya sempurna, be strong!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s