Batu Akik

Dari Aceh hingga Papua
Aneka warna, corak dan rasa
Terbentang luas, bak harta terpendam
Dipotong-potong, dikikir, dipoles, dipasang berbagai ring, emban, atau cincin perak, titanium, aloy sekalipun
Bebatuan indah nan elok kini jadi Pancawarna, Klawing, Pirus, Solaiman, Baturaja, Yaman dll
Perhiasan tak harus asli, imitasi dan sintesispun marak
Semuanya cantik, tampan dan rupawan
Indonesia kaya Batu Akik, dan para peziarah kehidupan di Bumi Pertiwi
Patut bangga dan bersyukur karenanya
Kita boleh menikmati Indonesia nan kaya Batu Akik, tapi jangan lupa merawatnya
Sama seperti Batu Akik di jemari kita, Indonesia perlu kita jaga, pelihara dan cintai
Namun jangan melebihi cinta kepada Tuhan dan sesama
Cinta kepada-Nya harus tetap nomor satu, cinta kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita harus lebih dari cinta akan Batu Akik
Bagaimanapun Batu Akik adalah ciptaan, dan kita perlu bersyukur kepada Pencipta-Nya, senantiasa

Sompok Lama, 1 November 2015

Andi O. Santoso

‪#‎NovemberCeria ‪#‎lovelifelivelove
‪#‎IndonesiaKayaAkik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s