Mejuah Juah dan Hidup Oleh Roh Allah Saja (HORAS)

13932726_10154148318500100_2685864617374817952_n.jpgMalam ini, di kereta Argo Bromo saya mencoba merefleksikan pengalaman beberapa hari ini di Tanah Karo.

Dalam tiga hari ini, kami banyak belajar tentang arti menjadi komunitas pengikut Sang Juru Damai dari Nasaret itu.

Kami adalah komunitas kecil namun beragam, kami berasal dari berbagai etnis, berbagai latar belakang budaya, namun kami bersatu-padu, menyatu dalam kebelbagaian, kami hadir di 19 provinsi.

13872633_10154148319775100_6025926506915500159_n

Kami terus belajar menjadi komunitas pembawa damai, walau tidak mudah, belajar berjalan bersama walaupun sulit.

Belajar berjalan bersama dalam sebuah Sinode tidaklah selalu mulus perjalanannya.

Namun disinilah kami diuji, bahwa sekalipun sulit, terjal banyak tantangan dan masalah, kebersamaan dan kesediaan saling berbagi dan membagi hidup, adakalanya menjadi kekuatan utama.

Ya bersama-sama berjalan di jalan kemuridan itu, adalah panggilan mulia.

Kami bersidang, kami berargumentasi, kami berdiskusi, kami menikmati kebersamaan, kami makan bersama.

Pagi ini kami berencana untuk turun ke kota Medan bersama-sama. Namun rencana tak dapat diduga. Sebuah truk besar terguling semalam dan menghalangi jalan hingga hampir sepanjang hari ini.

13882631_10154148319675100_2131452305781692810_n

Kami dibangunkan di pagi hari, bersiap-siap berangkat lebih awal, ada yang harus ke airport lebih pagi, ada yang mau menghadiri peristiwa penting penahbisan para hamba-Nya, dan semua rencana berubah total. Beberapa diantara kami berjuang menerobos jalan alternatif, sebagian turun dengan bis.

Saya diantar seorang jemaat dengan motor, menerobos kemacetan yang begitu panjang, dilanjutkan dengan ojek hingga tiba di kota Medan.

Sebagian dapat mencapai tujuan, sebagian masih berjuang untuk sampai ke tempat tujuan. What a challenging day.

Terima kasih rekan-rekan GKMI PerjanjianNya, untuk kesediaan berbagi hidup dengan kami yang masih harus banyak belajar dan diajar, untuk bergantung kepada-Nya lebih lagi, menjadi komunitas yang rela keluar dari zona nyaman, menjadi komunitas yang bergerak bebas, tanpa batas dengan kuasa Roh-Nya yang tanpa batas, menceritakan kemuliaan-Nya dan anugerah-Nya yang mengubahkan hidup, mengubah orang-orang biasa menjadi luar biasa.

Terima kasih sudah menjadi Tuan dan Nyonya Rumah PMPL II Sinode Gkmi dengan luar biasa. Terima kasih untuk semua keramahtamahan dan pelayanannya. Tuhan memberkati.

Mejuah-juah, salam HORAS!

Buat Rekan-rekanku yang terkasih Pdt. Hendry Tarigan Pdt. Nova Hutabarat Pdt. Ardhy Damanik Pdt. Reguna Ginting, Pdt. Sukalena Sembiring, Pdt. Lediana, Pdm. Tiolina, Pdm. Lingga Sinulingga, selamat melayani lebih lagi bagi kemuliaan-Nya.

Untuk Rekan-rekan BPH dan Rekan-rekan seperjuangan GGKMI, staff Sekretariat dan pandu sidang, what a privilege to serve Him together with all of you. To God be the glory!

Dalam lintasan kereta menuju Semarang dengan Argo Bromo, 6 Agustus 2016

@andiosville

‪#‎gkmimembawadamai‬
‪#‎gkmibergerak‬
‪#‎bergerakbersama‬
‪#‎bersamamembawadamai‬

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s